Pandangan Religius dan Filosofis tentang Konflik Dunia
Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang terjadi saat ini telah menjadi sorotan global. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi pusat perhatian setelah beberapa insiden penting yang memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah. Di tengah situasi ini, Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia, memberikan pandangan religius dan filosofis mengenai dinamika kehidupan dunia yang sering kali dianggap sebagai permainan.
Rhoma Irama menilai bahwa konflik antarnegara hanya sebagian dari proses kehidupan yang bersifat sementara. Baginya, kehidupan dunia tidak lebih dari sebuah permainan dan senda gurau. Ia mengutip ayat Al-Qur’an untuk menjelaskan hal tersebut. “I’lamu annamal hayatuddunya la’ibun walahwun wa zinatun wa tafakhurun bainakum,” ujarnya. Artinya, kehidupan dunia adalah permainan, kesenangan, dan pameran antar sesama manusia.
Ia menjelaskan makna ayat tersebut dengan bahasa sederhana. “Dunia ini permainan dan senda gurau, ya kan? Mata’ul ghurur, dunia ini kehidupan yang semu,” kata Rhoma. Menurutnya, kebahagiaan sejati bukanlah di dunia, melainkan di akhirat. “Sebenarnya kebahagiaan itu di akhirat. Sebenarnya kemenangan itu di akhirat,” tambahnya.
Bagi Rhoma, konflik yang terjadi saat ini hanyalah bagian dari dinamika kehidupan dunia yang bersifat sementara. “Kalau di sini cuma la’ibun walahwun, main-main aja. Kayak gitu. Menurut Tuhan, Allah Subhanahu wa ta’ala, dunia ini permainan dan senda gurau,” jelasnya.
Selain itu, Rhoma juga menyampaikan pandangan tentang dampak konflik yang mulai dirasakan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Ia menilai bahwa setiap musibah yang terjadi di dunia sudah menjadi bagian dari ketetapan Tuhan. “Sesungguhnya bencana yang terjadi di muka bumi dan yang terjadi pada diri kamu semuanya, itu sudah termaktub sebelum itu terjadi. Artinya apa? Allah tuh Maha Tahu apa yang akan terjadi,” ujar Rhoma Irama.
Pelantun lagu “Begadang” ini menegaskan bahwa setiap manusia, apa pun posisi dan perannya, pasti akan menghadapi ujian hidup. “Di mana pun kamu berada, apa pun kapasitasmu, pasti itu ujian-ujian. Karena life is a game, pemenangnya akan happy dunia akhirat, pecundangnya akan menderita dunia akhirat,” katanya.
Dampak Konflik pada Perjalanan Internasional
Sekadar informasi, serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir Februari hingga awal Maret 2026 berdampak besar pada mobilitas internasional. Banyak jemaah Indonesia yang sempat tertahan di Arab Saudi akibat terganggunya jadwal penerbangan. Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah membuat bandara transit utama seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha mengalami gangguan operasional.
Beberapa penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah juga mengalami penundaan dan pembatalan. Meski demikian, otoritas setempat memastikan bahwa Mekkah dan Madinah tetap aman untuk aktivitas ibadah karena lokasinya jauh dari pusat konflik.





