Target Penyaluran KUR Bank Mandiri Tahun 2026 Naik Menjadi Rp42 Triliun
Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, telah menetapkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2026 sebesar Rp42 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan target pada tahun 2025 yang mencapai Rp41 triliun. Dari total target tersebut, sebesar Rp41 triliun dialokasikan untuk KUR Reguler dan Rp1 triliun untuk KUR Perumahan.
Sejak awal tahun 2026, penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp3,7 triliun. Mayoritas dana tersebut, yaitu sebesar 62 persen, mengalir ke sektor produksi seperti pertanian, perkebunan, jasa pertanian, perikanan, hingga pengolahan. Hal ini menunjukkan bahwa pihak bank terus fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi.
Menurut SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, strategi pembiayaan berbasis ekosistem akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan penyaluran KUR. Selain itu, Bank Mandiri juga akan memprioritaskan sektor-sektor yang menjadi fokus pemerintah, seperti ketahanan pangan. Hal ini dilakukan dengan membiayai pelaku usaha yang menjadi bagian dari rantai pasok pangan, termasuk supplier dapur seperti pemasok minyak, telur, sayur, dan buah yang sebagian besar merupakan UMKM.
Kualitas Kredit Tetap Terjaga Rendah
Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) KUR Bank Mandiri saat ini masih terjaga rendah di level 0,91 persen. Bank Mandiri berkomitmen untuk menjaga NPL di bawah 1 persen. Namun, proyeksi untuk masa depan adalah NPL KUR tetap berada di kisaran 1,5 persen.
Plafon KUR Nasional Meningkat
Pemerintah kembali menyalurkan KUR melalui sejumlah bank penyalur pada tahun 2026. Total plafon penyaluran KUR nasional untuk tahun ini sebesar Rp308,41 triliun, lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp270,08 triliun.
Plafon KUR 2026 terdiri dari empat jenis penyaluran:
- KUR Reguler: Sebesar Rp279,53 triliun dengan target 1,37 juta debitur baru dan 1,10 juta debitur graduasi.
- KUR Alsintan: Sebesar Rp233,10 miliar dengan target 344 debitur.
- KUR Industri Padat Karya: Sebesar Rp549,51 miliar dengan target 234 debitur.
- KUR Perumahan (KPP): Sebesar Rp28,1 triliun dengan target 65.627 debitur.





