Tarmizi Peringatkan Kebocoran PAD

Img 20220127 Wa0156 1
Img 20220127 Wa0156 1

Peran Penting Satgas Optimalisasi PAD dalam Meningkatkan Pendapatan Daerah

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, telah menyampaikan perintah penting kepada Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memastikan pendapatan daerah dikelola secara optimal dan tidak terjadi kebocoran. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.

Pada rapat perdana yang digelar di Ruang Rapat Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat, Tarmizi menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika nasional maupun global. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya kreativitas dalam mencari sumber-sumber PAD yang dapat menjadi penopang pembangunan.

Menurut data yang disampaikan, kontribusi PAD Aceh Barat masih rendah, hanya sekitar 11 persen dari total pendapatan daerah. Sementara itu, sekitar 89 persen pendapatan daerah masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini semakin diperparah dengan melemahnya fiskal daerah dalam dua tahun terakhir.

Solusi untuk Memperkuat PAD

Dalam situasi fiskal yang terbatas, Tarmizi menegaskan bahwa satu-satunya solusi adalah memperkuat PAD. Untuk itu, pihaknya membentuk Satgas PAD yang melibatkan lintas sektor agar mampu merumuskan solusi konkret tanpa memberatkan masyarakat.

Tarmizi juga menyoroti adanya potensi PAD di Aceh Barat yang belum tergarap optimal. Ia menekankan bahwa semua potensi tersebut harus dikelola secara maksimal dan transparan. “Kita harus memastikan tidak ada kebocoran. Semua potensi yang ada harus dikelola secara maksimal dan transparan,” ujarnya.

Mengaktifkan BUMD sebagai Motor Penggerak

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemkab Aceh Barat akan mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tujuan utamanya adalah agar BUMD dapat berperan lebih optimal dalam mendongkrak PAD.

Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan BUMD sebagai motor penggerak pengelolaan berbagai potensi ekonomi daerah. “Kita serius menghidupkan kembali BUMD. Ke depan, seluruh potensi PAD, baik sektor laut, darat, pertambangan, maupun sektor lainnya, akan dikelola secara terintegrasi melalui BUMD,” jelas Tarmizi.

Langkah-Langkah Strategis untuk Meningkatkan PAD

Beberapa langkah strategis telah direncanakan untuk meningkatkan PAD Aceh Barat, antara lain:

  • Peningkatan Pengelolaan Potensi Daerah: Melalui BUMD, pemerintah daerah akan mengelola berbagai potensi ekonomi daerah secara terintegrasi.
  • Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Seluruh aktivitas pengelolaan PAD akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Satgas PAD akan bekerja sama dengan berbagai sektor untuk merumuskan solusi yang efektif.
  • Edukasi dan Sosialisasi: Masyarakat akan diberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya PAD dan peran mereka dalam pengelolaannya.

Dengan langkah-langkah ini, Tarmizi berharap Aceh Barat dapat meningkatkan PAD secara signifikan, sehingga mampu mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Pos terkait