Tata Yodha Pernah Dijual di Indonesia dengan Nama Xenon Pick Up

Aa1xlnle 1
Aa1xlnle 1

Sejarah dan Spesifikasi Tata Yodha yang Menggemparkan Pasar Otomotif Indonesia

Tata Yodha menjadi salah satu model yang menarik perhatian publik di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Light Commercial Vehicle (LCV) ini dikabarkan akan menjadi bagian dari proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dengan rencana penggunaan sebanyak 105 ribu unit. Meski nama Yodha terdengar asing bagi sebagian orang, model ini sebenarnya bukanlah produk baru yang tiba-tiba muncul. Sebelumnya, LCV ini pernah dikenal dengan nama Xenon, yang hadir dalam opsi single dan doble kabin.

Tata Xenon pertama kali hadir di pasar Indonesia pada 2016, diproduksi oleh Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di negara ini. Model ini hadir dalam bentuk pikap dengan dua pilihan kabin, yaitu single cab dan doble cab. Selain itu, Xenon juga menawarkan opsi penggerak 4×2 dan 4×4.

Dalam hal mesin, Tata Xenon menggunakan jantung diesel commonrail dengan kapasitas 2.2L VTT DICOR yang dikombinasikan dengan transmisi manual 5-percepatan. Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 140 PS pada putaran 4.000 rpm dan torsi puncak sebesar 320 Nm antara putaran 1.700 hingga 2.700 rpm. Namun, pada masa itu, mesin yang digunakan masih berstandar Euro 2.

Mesin yang digunakan pada Xenon berasal dari teknologi Peugeot dengan kode DW12, yang telah diberikan lisensi oleh Tata dan Mahindra untuk produksi lokal. Mesin yang sama juga digunakan pada Mahindra Scorpio, yang akan digunakan dalam proyek KDMP. Meskipun begitu, standar emisi yang akan digunakan pada model Yodha belum sepenuhnya jelas. Jika melihat perkembangan di India, Mahindra telah mengembangkan mesin tersebut hingga mencapai standar emisi Bharat System BS6 pada 2020 (setara dengan Euro 6) dan meningkatkannya menjadi BS6.2 pada 2023.

Sementara itu, Tata masih belum memberikan informasi resmi mengenai standar emisi yang akan diterapkan pada model Yodha.

Pada versi 4×4, model ini dilengkapi dengan fitur shift on fly yang memudahkan perpindahan posisi transmisi dari 4×2 (2H) ke 4×4 (4H). Di sektor kaki-kaki, Tata membekali Xenon dengan perangkat Traction Aid berupa Limited Slip Differential (LSD) pada roda belakang, terutama untuk varian 4×4 tertentu.

Tata juga memberikan sasis kokoh yang mendukung kabin dan deck penumpang. Deck penumpang terbuat dari bahan double corrugated galvanized steel dengan daya angkut hingga 1.000 kg. Ukuran deck adalah 1.430 x 1.410 x 400 mm.

Untuk masalah keselamatan, Tata melengkapi Xenon dengan berbagai fitur seperti Collapsible Steering Column, twin circuit braking system, dual airbags, ABS, side impact beams, serta konstruksi bodi tiga lapis yang diperkuat. Fitur-fitur ini menjadikan Xenon sebagai model yang sangat kompetitif di pasar LCV.

Pos terkait