Taufik Dwi Cahyono, Putra Kedua Mantan Wakil Presiden yang Menjadi Imam Shalat Jenazah Ayahnya
Pada Senin (2/3/2026), Taufik Dwi Cahyono menjadi imam shalat jenazah atas nama ayahnya, mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Peristiwa ini berlangsung di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, setelah ibadah Zuhur. Taufik, yang merupakan putra kedua dari tujuh bersaudara pasangan Try Sutrisno dan Tuti Sutiawati, juga menjabat sebagai dosen di Universitas Pertahanan RI.
Shalat jenazah dilaksanakan pada pukul 12.27 WIB. Sebelum memimpin shalat, Taufik menyampaikan salam dan mengingatkan jemaah tentang tata cara pelaksanaan shalat jenazah. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada hadirin yang telah hadir dalam acara tersebut. Setelah shalat rampung, perwakilan keluarga memberikan sambutan dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan serta doa yang diberikan.
Penyebab Kematian Try Sutrisno
Taufik Dwi Cahyono juga yang pertama kali menyampaikan kabar duka meninggalnya sang ayah ke publik. Ia menyampaikan bahwa ayahnya telah berpulang ke hadirat Allah SWT. “Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa semua pihak,” ujarnya. Ia juga memohon maaf jika terdapat kesalahan dari orangtuanya selama hidupnya.
Menurut Taufik, Try Sutrisno dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun. Namun, ia memastikan bahwa ayahnya tidak menderita penyakit serius. “Bapak sudah usia, (kondisi kesehatan) menurun umur segitu. Tidak ada penyakit khusus tapi karena sudah usia 90 tahun, menurun kondisinya, dari kemampuan nafasnya, selera makan turun.”
Taufik menjelaskan bahwa ayahnya mulai mengalami penurunan kesehatan sejak 16 Februari 2026. “Dirawat sejak 16 Februari. Jadi, cuma tiba-tiba selera makan turun, dikasih obat, dikasih makan. Terus tadi pagi kami dikabari semuanya nge-drop.”
Jenazah Try Sutrisno akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. “Insya Allah setelah tadi dimandikan dan dikafankan, beliau akan dibawa ke kediaman di Jalan Purwakarta nomor 6 untuk segera nanti dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Taufik.
Profil Taufik Dwi Cahyono
Taufik Dwi Cahyono adalah putra kedua dari tujuh bersaudara pasangan Try Sutrisno dan Tuti Sutiawati. Kakaknya, Nora Tristyana MARS, adalah dokter gigi sekaligus istri mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Adik-adiknya memiliki latar belakang yang beragam, baik dalam bidang militer, pendidikan, maupun sosial.
Taufik sendiri adalah akademisi dan dosen di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Ia meraih gelar Doktor Ilmu Pertahanan dengan fokus pada studi strategis dan pertahanan. Disertasinya berjudul “Rancang Bangun Ferrocement Autonomous Buoy System Untuk Static Unmanned Maritime Border Patrol Guna Meningkatkan Stabilitas Keamanan Maritim Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Negara”.
Sidang promosi doktoral Taufik dipimpin oleh Mayjen TNI Dr. Joni Widjayanto, S.Sos, M.M., CIQnR., CIQaR., CIPA. Sidang terbuka juga dihadiri oleh rektor Unhan RI, Laksamana Madya TNI Prof.Dr.Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc. DESD, serta dua co-promotor yaitu Ir. Romie Oktavianus Bura, B. Eng (Hons) M.RAeS., Ph.D., CIQnR., CIQaR dan Prof. Ir. Gamantyo Hendrantoro, M.Eng., Ph.D.





