Temuan Gegana soal ledakan petasan di rumah Minten Ponorogo, racikan 2-5 kg

Kondisi Rumah Yang Hancur Akibat Ledakan Petasan Di Malang 2 169
Kondisi Rumah Yang Hancur Akibat Ledakan Petasan Di Malang 2 169

Tim Gegana Brimob Polda Jatim Turun Tangan di Lokasi Ledakan Petasan

Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi ledakan petasan yang terjadi di rumah Minten, Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (2/3/2026). Proses penyisiran dilakukan selama dua jam untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang masih tersisa.

Dalam investigasi sementara, tim menemukan unsur belerang dan potas atau booster kelengkeng. Hal ini menunjukkan bahwa racikan petasan tersebut merupakan jenis low explosive atau black powder. Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, Kompol Dyan Vicky Sandi, menjelaskan bahwa mesiu (black powder) merupakan campuran dari kalium nitrat (saltpeter), arang, dan belerang.

Jenis Bahan Peledak dan Potensi Bahaya

Meskipun jenis bahan peledak tidak tergantung pada klasifikasinya, Kompol Sandi menegaskan bahwa jumlah yang besar dapat menyebabkan tekanan yang sangat tinggi. Hal ini bisa berpotensi membahayakan nyawa manusia. Menurutnya, secara fisika, dampak dari ledakan tersebut bisa sangat menghancurkan.

Kompol Sandi juga menyampaikan bahwa dugaan sementara menyebutkan kemungkinan percikan api sebagai penyebab ledakan. Namun, hasil akhir dari investigasi akan ditentukan oleh laboratorium forensik Polres setempat.

Berat Racikan Petasan Diperkirakan 2-5 Kilogram

Dari temuan di lokasi, tim Gegana menemukan selongsong, bungkus belerang, dan potas. Berdasarkan pengamatan, berat racikan petasan diperkirakan berkisar antara 2 hingga 5 kilogram. Kompol Sandi menjelaskan bahwa tekanan dari ledakan tersebut menyebar ke luar, sehingga mengakibatkan kawah ledakan yang cukup dalam, mencapai sekitar 5 sentimeter.

Penyisiran Lokasi oleh Tim Gegana Brimob

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap insiden ledakan petasan di rumah Minten. Tim Gegana Brimob Polda Jatim turut serta dalam proses penyisiran lokasi. Pantauan Tribun Jatim Network menunjukkan bahwa tim mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB. Seluruh area rumah milik Minten disisir, mulai dari halaman hingga bagian dalam rumah.

Ledakan petasan yang mengguncang rumah Minten terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore menjelang maghrib. Insiden ini menewaskan satu pelajar SMP di lokasi kejadian. Informasi lengkap dan menarik lainnya dapat ditemukan di Google News.


Pos terkait