Teori Identitas Asli Sarah Kim dalam Drakor The Art of Sarah

Aa1wvxum
Aa1wvxum

Misteri di Balik Identitas Sarah Kim dalam Drakor The Art of Sarah

Dalam drama Korea The Art of Sarah, penonton disajikan dengan kisah yang penuh misteri dan teka-teki. Cerita ini dimulai dengan ditemukannya jasad seorang perempuan yang diduga adalah Sarah Kim (Shin Hae Sun). Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh Detektif Park Mu Gyeong (Lee Joon Hyuk) justru mengungkap berbagai fakta dan rahasia yang mengejutkan.

Salah satu hal yang paling menarik dari cerita ini adalah identitas asli Sarah Kim. Hingga akhir cerita, pertanyaan tentang siapa sebenarnya Sarah Kim tetap tidak terjawab. Hal ini memicu munculnya berbagai teori yang mencoba menebak latar belakang tokoh utama tersebut.

Teori Tentang Latar Belakang Sarah Kim

  1. Ia hidup dalam pelarian sejak kecil



    Salah satu teori menyatakan bahwa Sarah Kim dulunya merupakan anak yang melarikan diri dari pengawasan walinya. Bisa saja ia berasal dari keluarga kandung, angkat, atau bahkan panti asuhan. Alasan teori ini muncul karena ucapan Sarah yang menyatakan dirinya mirip dengan Kim Mi Jeong (Lee E Dam), yang juga hidup dalam pelarian. Selain itu, data Sarah Kim dan Kim Mi Jeong sama-sama tidak terdaftar dalam database negara, termasuk sidik jari mereka.

  2. Kemungkinan ia merupakan korban kekerasan



    Teori ini melanjutkan gagasan sebelumnya, yaitu bahwa Sarah Kim dulunya menjadi korban kekerasan. Hal ini membuatnya memilih untuk melarikan diri dan hidup dengan bergonta-ganti nama agar pelaku tidak bisa menemukannya. Teori ini diperkuat oleh fakta bahwa kebohongan yang dilakukan Sarah berbeda dari kebohongan biasa yang dilakukan penipu lainnya. Masih ada unsur ketulusan di dalam tiap kehidupan palsunya.

  3. Ia merindukan kasih sayang keluarga



    Jika benar Sarah Kim hidup dalam pelarian sejak kecil, maka ia tidak pernah merasakan kasih sayang keluarganya. Kurangnya perhatian hangat membuatnya kesepian dan merana. Itu sebabnya ia sempat ingin hidup sebagai Kim Eun Jae, karena Hong Seong Shin (Jung Jin Young) memberinya figur seorang ayah yang melindungi dan menerimanya apa adanya.

  4. Ia menyukai barang mewah karena mengisi kekosongan hatinya



    Kehidupan dalam pelarian dengan kondisi ekonomi sulit membuat Sarah Kim merasa jiwa dan hatinya kosong. Ia tidak memiliki teman dekat atau keluarga karena sering bergonta-ganti identitas. Dengan kondisi mental seperti ini, ia memiliki minat mendalam terhadap tas mewah yang berubah menjadi ambisi dan obsesi. Ia menganggap tas branded akan mengisi kekosongan dalam hatinya. Bahkan, ia mengidentifikasi tas Boudoir sebagai bagian dari dirinya.

  5. Ia hidup bergonta-ganti identitas demi bertahan hidup



    Dalam drama The Art of Sarah, Sarah Kim tercatat setidaknya empat kali berganti identitas selama enam tahun. Tidak jelas siapa nama aslinya. Namun, diyakini ia akan mengubah identitasnya saat terjadi masalah yang mengancam hidupnya. Ia mengganti identitasnya untuk bertahan hidup seolah ia terlahir kembali menjadi orang yang baru.

Kesimpulan

Drama The Art of Sarah menyajikan kisah con artist yang nama sebenarnya tidak terungkap hingga akhir. Karena itu, banyak teori yang muncul untuk menebak mengenai identitas asli dan backstory dari Sarah Kim. Setiap teori membuka wawasan baru tentang kepribadian dan latar belakang tokoh utama ini. Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu setuju dengan salah satu teori tersebut?

Pos terkait