Ternyata, Ini Perbedaan Jerawat, Komedo, dan Bruntusan

Aa1xohde
Aa1xohde

Jenis-Jenis Masalah Kulit yang Sering Mengganggu

Memiliki kulit mulus dan bebas dari noda hitam merupakan impian banyak perempuan. Namun, mencapai kondisi tersebut tidaklah mudah. Jerawat, bruntusan, whitehead, dan blackhead sering muncul menghiasi wajah kita. Ternyata, ketiga masalah ini memiliki perbedaan yang signifikan. Berikut penjelasannya.

1. Jerawat



Jerawat adalah kondisi kulit yang umum dikenal oleh banyak orang. Secara umum, jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat, sehingga menyebabkan kantung nanah yang meradang. Ada beberapa jenis jerawat, seperti jerawat batu, jerawat pustula, dan jerawat hormonal.

Penyebab munculnya jerawat beragam, mulai dari stres, pola makan, penggunaan skincare yang tidak cocok, hormon, hingga penggunaan kosmetik. Saat ini banyak metode yang diklaim dapat menghilangkan jerawat. Namun, cara paling sederhana adalah dengan minum air putih secara cukup, mengurangi konsumsi makanan penyebab jerawat, serta menjaga tingkat stres agar tetap stabil.

2. Bruntusan



Bruntusan juga menjadi salah satu masalah kulit yang mengganggu penampilan. Bruntusan terjadi ketika permukaan kulit terasa kasar dan tidak rata. Jika diraba, kamu akan merasakan bintik-bintik kecil yang muncul di permukaan kulit.

Biasanya, bruntusan muncul pada satu bagian wajah dan mengumpul. Penyebab utama bruntusan adalah pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Untuk mengurangi bruntusan, kamu bisa rutin melakukan eksfoliasi agar sel kulit mati terangkat dan kulit menjadi lebih bersih.

3. Blackhead



Blackhead terjadi karena minyak yang terperangkap di dekat pori-pori lalu terpapar sinar matahari atau udara. Lubang pori-pori yang besar dan terbuka terkena udara, sehingga menyebabkan komedo berwarna hitam. Proses ini melibatkan campuran antara minyak dan sel kulit mati.

Untuk mengurangi blackhead, kamu bisa menggunakan produk exfoliasi yang mengandung salicylic acid atau melakukan BHA peel. Hindari menggunakan scrub atau pore strip karena bisa membuat pori-pori semakin besar.

4. Whitehead



Berbeda dengan blackhead, whitehead disebabkan oleh minyak berlebih dan sel kulit mati yang masuk ke dalam pori-pori yang terbuka. Pori-pori kecil membuat campuran minyak dan sel kulit mati tidak teroksidasi, sehingga saat dipencet, keluar lemak putih.

Untuk mengurangi whitehead, kamu bisa menggunakan produk yang mengandung glycolic acid dan salicylic acid. Kedua bahan ini membantu menghilangkan minyak dan mengikis sel kulit mati. Jika whitehead cukup banyak, kamu bisa mengunjungi klinik kecantikan untuk melakukan facial treatment.

Kesimpulan

Itu dia perbedaan antara jerawat, bruntusan, blackhead, dan whitehead. Dengan memahami jenis-jenis masalah kulit ini, kamu bisa lebih mudah menentukan cara perawatan yang tepat. Semoga artikel ini membantu kamu mencapai kulit yang mulus dan halus.

Pos terkait