Laga Sengit Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Berakhir Imbang 2-2
Laga panas antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung dalam pekan ke-24 Super League 2025/2026 berlangsung dengan ketegangan tinggi. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir dengan skor imbang 2-2, sehingga Persebaya Surabaya tetap berada di posisi kelima klasemen sementara.
Babak Pertama: Persebaya Unggul 1-0
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi dari kedua tim. Persib Bandung langsung menekan sejak menit awal, dengan Kakang Rudianto mencoba melepaskan tembakan di menit ke-7, meski berhasil diblok oleh lini belakang Persebaya Surabaya. Selain itu, Saddil Ramdani dan Luciano Guaycochea juga memberikan ancaman nyata dengan beberapa kali melepaskan tembakan tepat sasaran.
Persebaya Surabaya tidak tinggal diam dan mencoba membalas serangan melalui Riyan Ardiansyah serta Francisco Israel Rivera Davalos. Namun, penyelesaian akhir masih belum optimal hingga pertengahan babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43 saat Bruno Moreira Soares berhasil mengeksekusi penalti untuk Persebaya Surabaya. Gol ini membuat para pendukung tuan rumah bersorak dan membawa Persebaya unggul 1-0. Persib sempat membalas lewat Kakang Rudianto di masa injury time babak pertama, namun gol tersebut dianulir karena handball yang dilakukan oleh Ramon de Andrade Souza sebelum proses terjadinya gol.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya Surabaya. Momentum ini memberi harapan bagi Green Force untuk meraih tiga poin penuh.
Babak Kedua: Persib Memperbaiki Performa
Memasuki babak kedua, Persib melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Pemain baru, Adam Alis Setyano, langsung memberikan dampak positif. Di menit ke-50, Luciano Guaycochea mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima assist dari Adam Alis. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan semakin terbuka.
Persebaya Surabaya mencoba merespons dengan beberapa pergantian pemain, termasuk memasukkan Toni Firmansyah. Tempo pertandingan meningkat dengan jual beli serangan dari kedua kubu. Persib kemudian berbalik unggul pada menit ke-72 melalui Andrew Patrick Jung. Gol ini tercipta setelah Rosembergne da Silva mengirim assist matang yang tidak mampu dibendung pertahanan tuan rumah.
Skor 2-1 untuk Persib membuat tekanan beralih ke Persebaya Surabaya. Tim asuhan Bernardo Tavares dipaksa tampil lebih agresif demi menyelamatkan poin di kandang sendiri. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-82 lewat Francisco Israel Rivera Davalos. Ia mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima assist Toni Firmansyah dan membuat skor kembali imbang 2-2.
Drama Akhir Pertandingan
Sisa waktu pertandingan berlangsung dramatis dengan tambahan waktu 11 menit. Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, termasuk Sergio Castel Martinez dan Thom Jan Marinus Haye dari kubu Persib. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tak berubah. Bahkan Bojan Hodak dan Bernardo Tavares sama-sama diganjar kartu kuning dalam tensi tinggi laga tersebut.
Klasemen Sementara Super League 2025/2026
Hasil ini membuat Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 54 poin dari 23 pertandingan. Mereka mencatatkan 17 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan dengan selisih gol +26. Di posisi kedua ada Persija Jakarta dengan 50 poin, disusul Borneo Samarinda yang mengoleksi 49 poin dari 22 laga. Persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin ketat memasuki fase krusial musim ini.
Malut United menempati peringkat keempat dengan 41 poin. Sementara Persebaya Surabaya berada di posisi kelima dengan 39 poin dari 24 pertandingan. Persebaya Surabaya mencatatkan 10 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 5 kekalahan dengan produktivitas 36 gol dan kebobolan 25 kali.
Tambahan satu angka dari laga kontra Persib belum cukup mengerek posisi mereka di klasemen. Meski gagal menang, performa Persebaya Surabaya menunjukkan daya juang tinggi hingga menit akhir. Dua kali tertinggal, mereka tetap mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang.
Laga ini juga menegaskan mental tanding kedua tim besar yang tak pernah menyerah. Persib tetap solid di papan atas, sementara Persebaya Surabaya harus bekerja ekstra jika ingin menembus empat besar.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak pertandingan, peluang masih terbuka lebar. Namun konsistensi akan menjadi kunci bagi Persebaya Surabaya jika tak ingin terus tertahan di peringkat lima.
Duel klasik ini kembali membuktikan Super League 2025/2026 menyajikan persaingan panas hingga detik terakhir. Hasil imbang di GBT membuat klasemen semakin menarik untuk disimak pekan demi pekan.





