Manfaat Puasa untuk Kesehatan Jantung dan Sistem Kardiovaskular
Puasa tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang paling menonjol adalah kemampuannya dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan gangguan pada sistem kardiovaskular. Dalam berbagai kesempatan, dokter sekaligus influencer kesehatan, Dr. Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan bagaimana puasa bisa menjadi fase “pembersihan” alami bagi tubuh.
Menurut Dr. Tirta, puasa dapat diibaratkan sebagai fase cutting dalam dunia kebugaran. Saat seseorang berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan selama seharian. Akibatnya, pasokan gula dalam darah akan berkurang. Untuk menggantikan energi tersebut, tubuh mulai memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi.
“Puasa itu kalau di kategori medis atau gym itu kaya fase cutting,” ujar Dr. Tirta dalam tayangan YouTube Tirta PengPengPeng.
Dengan proses ini, kadar lemak dalam tubuh akan terkontrol. Hal ini berdampak langsung pada penurunan kadar kolesterol total. Jika kolesterol rendah, maka risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke akan berkurang.
Namun, penting untuk diingat bahwa manfaat puasa bagi kesehatan jantung hanya akan dirasakan jika pola makan saat sahur dan berbuka dilakukan dengan benar. Jika seseorang mengonsumsi makanan berlebihan, terutama gorengan dan makanan tinggi lemak, maka efek positif puasa akan hilang.
Dr. Tirta memberikan contoh nyata melalui kisah lucu tentang seorang temannya. Saat berbuka puasa, temannya tersebut langsung memakan segala jenis hidangan tanpa batas. Mulai dari tempe mendoan hingga es buah, semuanya habis dalam waktu singkat. Ketika ditegur karena makanannya terlalu banyak, temannya malah menjawab santai.
“Nggak apalah bos, hidup sehat terus, kali-kali (curang) nih,” kata Dr. Tirta mengenang cerita tersebut.
Sayangnya, di hari kelima puasa, si bapak tersebut tiba-tiba terkena serangan asam urat. Ini menunjukkan bahwa pengaturan pola makan sangat penting dalam menjalani puasa secara sehat.
Tips Mengatur Pola Makan Saat Puasa
Agar puasa tetap memberikan manfaat kesehatan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pilih makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka
- Konsumsi makanan kaya serat, protein, dan vitamin
- Hindari makanan tinggi lemak dan gula
- Minum air putih secukupnya
- Untuk menjaga hidrasi tubuh dan mencegah dehidrasi
- Hindari makan berlebihan saat berbuka
- Batasi konsumsi gorengan dan makanan ringan
- Lakukan aktivitas fisik ringan
- Seperti jalan kaki atau olahraga ringan setelah berbuka
Dengan mengatur pola makan dan gaya hidup sehat, puasa bisa menjadi momen yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Selain itu, puasa juga membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan secara keseluruhan.




