Tiga Berita Terpopuler Padang: Harga Emas Tembus Rp6,7 Juta, Disnakerin Buka Layanan Pengaduan THR

Harga Emas Tembus 2 Juta Lcus Dom 1
Harga Emas Tembus 2 Juta Lcus Dom 1

Berita Populer Padang pada Senin, 2 Maret 2026

Berikut adalah rangkuman berita terpopuler di Kota Padang, Sumatera Barat, yang terjadi pada Senin (2/3/2026). Beberapa topik menarik seperti kenaikan harga emas, layanan pengaduan THR menjelang Idulfitri, serta kebakaran rumah dan warung menjadi fokus utama.


Harga Emas di Pasar Raya Padang Tembus Rp6,7 Juta per Ameh

Harga emas di Kota Padang, Sumatera Barat, mengalami kenaikan signifikan pada awal Maret 2026. Di Pasar Raya Padang, kawasan pusat pertokoan emas, harga logam mulia kini mencapai angka jutaan rupiah per gramnya.

Menurut Alifa, salah satu karyawan di Toko Emas Murni Pasar Raya Padang, harga emas murni hari ini dibuka pada Rp2.700.000 per gram. Namun, jika dikonversi ke satuan ameh, harga emas saat ini mencapai Rp6.750.000 per ameh.

Satuan ameh sering digunakan dalam transaksi jual beli emas di wilayah Padang dan sekitarnya. Satu ameh biasanya setara dengan 2,5 gram emas. Hal ini membuat satuan tersebut menjadi patokan utama, terutama bagi pasangan yang sedang mempersiapkan mahar pernikahan atau simpanan keluarga.

Berdasarkan data dari Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini mencapai Rp3.332.000, naik drastis dibandingkan pekan lalu. Sementara itu, produk emas batangan merek Galeri 24 di Pegadaian dijual seharga Rp3.130.000 per gram.


Layanan Pengaduan THR Disnakerin Padang Dibuka Jelang Idulfitri 2026

Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang membuka layanan pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pekerja. Layanan ini disediakan agar dapat menampung laporan apabila terjadi keterlambatan atau ketidaksesuaian pembayaran THR oleh perusahaan.

Kepala Disnakerin Kota Padang, Ferry Erviyan Rinaldi, menjelaskan bahwa pemerintah kota berperan dalam menerima dan memfasilitasi aduan para pekerja. Namun, kewenangan pengawasan hingga penindakan tetap berada di tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Pengawasan dan penindakan merupakan kewenangan provinsi. Di kabupaten dan kota, termasuk Padang, kami fokus pada pelayanan pengaduan serta fasilitasi pekerja yang mengalami persoalan terkait THR,” ujar Ferry.

Layanan posko pengaduan masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, layanan ini biasanya mulai beroperasi sekitar sepekan sebelum Lebaran.

Selain membuka layanan aduan, Disnakerin juga akan menyampaikan imbauan kepada perusahaan agar menunaikan kewajiban pembayaran THR sesuai aturan yang berlaku. Imbauan tersebut akan disampaikan setelah ada arahan resmi dari pemerintah pusat.


Rumah dan Warung Terbakar di Lubuk Buaya Padang

Sebuah rumah dan warung terbakar di Jalan Pagaruyung, RT 02/RW 05, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Senin (2/3/2026). Kejadian ini terjadi tepatnya di sebelah Kampus Universitas Negeri Padang yang ada di kawasan Lubuk Buaya.

Musibah kebakaran ini terjadi saat masyarakat sedang menikmati santapan sahur agar dapat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Dua unit bangunan, yaitu satu unit rumah dan satu unit warung, terbakar.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebut bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.43 WIB. Setelah menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung mengerahkan petugas dan mobil damkar ke lokasi kejadian.

Armada yang paling dahulu dikerahkan adalah dari Pos 3 Koto Tangah. Beruntung, proses pemadaman telah selesai dilaksanakan dan api sudah dinyatakan padam. “Untuk api sudah berhasil dipadamkan, proses pemadaman berlangsung hingga pukul 04.51 WIB,” ujar Rinaldi.

Setelah dilakukan pendataan, kebakaran ini mengakibatkan satu unit rumah dan satu unit warung mengalami rusak ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, dan api berhasil dipadamkan sehingga tidak menyebar ke bangunan lainnya.

“Untuk proses pemadaman, kami menurunkan sebanyak lima unit armada. Kemudian kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta,” kata Rinaldi.

Pos terkait