Tiga OPD Deiyai Mulai Beroperasi di Gedung Baru

Sepak Bola Reuters Piroschka Van De Wouw 1721893621
Sepak Bola Reuters Piroschka Van De Wouw 1721893621

Pemkab Deiyai Memasuki Fase Transformasi Infrastruktur Perkantoran

Pusat pemerintahan Kabupaten Deiyai kini memasuki fase transformasi infrastruktur yang lebih representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah ini, yaitu Bappeda, Dispora, dan BPBD, resmi menempati gedung kantor permanen baru sejak awal Maret 2026.

Relokasi ini menjadi tanda komitmen Pemkab Deiyai dalam menyediakan fasilitas kerja yang layak guna meningkatkan produktivitas aparatur sipil negara. Gedung baru ini dirancang untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih tertib, terarah, dan profesional.

Persiapan Fisik dan Administrasi

Bappeda menjadi salah satu instansi yang paling awal melakukan mobilisasi aset ke gedung baru tersebut. Seluruh staf Bappeda dikerahkan untuk membersihkan ruangan dan mengatur tata letak furnitur kantor sejak Minggu (1/3/2026). Selain persiapan fisik, pihak Bappeda juga menggelar ritual adat bakar batu sebagai simbol syukur dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Tradisi ini menjadi penanda dimulainya aktivitas kedinasan di lingkungan kerja yang lebih modern dan permanen.

Kepala Bappeda Kabupaten Deiyai, Melianus Dogopia, menyampaikan bahwa gedung baru ini merupakan motivasi tambahan bagi seluruh pegawainya dalam merancang pembangunan daerah. Ia mengapresiasi kebijakan Bupati Deiyai yang memprioritaskan pembangunan kantor permanen di tengah tantangan geografis wilayah pegunungan. Ketersediaan ruangan yang memadai bagi setiap bidang diharapkan mampu memangkas hambatan koordinasi internal yang selama ini terjadi.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati Deiyai yang sudah membangun satu kantor permanen dan kami siap memulai pelayanan,” ujar Melianus melalui sambungan telepon.

Langkah Serupa Dilakukan oleh Dispora dan BPBD

Langkah serupa juga dilakukan oleh Dispora dan BPBD secara serentak. Kedua instansi tersebut melakukan sterilisasi ruangan agar proses administrasi dan pelayanan teknis dapat berjalan normal mulai Senin (2/3/2026). Penempatan gedung baru ini dipandang krusial mengingat peran BPBD dalam mitigasi bencana dan Dispora dalam pengembangan potensi pemuda sangat membutuhkan basis operasi yang kokoh.

Asisten III Setda Deiyai, Daniel Bunai, mewakili Bupati menegaskan bahwa pembangunan gedung kantor merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Keberadaan kantor permanen menjadi fondasi utama bagi penyelenggaraan pemerintahan yang stabil dan berkelanjutan. Pemkab berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi simbol fisik, tetapi juga menjadi pusat inovasi bagi para ASN dalam melayani kebutuhan publik secara prima.

“Kantor yang telah dibangun ini harus dijaga baik oleh seluruh ASN agar pelayanan terhadap masyarakat bisa dilakukan secara maksimal,” jelas Daniel.

Persiapan Akhir dan Target

Seluruh peralatan kantor, mulai dari perangkat komputer hingga berkas administrasi penting, kini mulai tertata di ruang-ruang baru sesuai struktur organisasi masing-masing. Pemkab Deiyai menargetkan seluruh proses adaptasi di gedung anyar ini selesai dalam pekan pertama bulan Maret.

Transformasi fisik perkantoran ini diharapkan linier dengan peningkatan kualitas indeks kepuasan masyarakat di Kabupaten Deiyai pada masa mendatang.




Pos terkait