Pemkab Deiyai Kirim Tim Harmoni ke Distrik Kapiraya untuk Selesaikan Sengketa Tapal Batas
Pemerintah Kabupaten Deiyai mengambil langkah strategis dalam menyelesaikan sengketa tapal batas yang terjadi di Distrik Kapiraya. Untuk memastikan proses penyelesaian berjalan efektif, pihak pemerintah mengerahkan Tim Harmoni melalui jalur udara dengan tiga kali penerbangan. Langkah ini dilakukan guna mempercepat distribusi bantuan logistik dan pemulihan kondisi sosial di wilayah tersebut.
Misi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur penting, termasuk Kepala Distrik Kapiraya, Akuliana Badokapa, serta anggota DPRK Jalur Otsus, Anace Yupi. Selain itu, partisipasi TNI dari Kogabwilhan III dan Kodim 1703/Deiyai juga sangat vital dalam mendukung operasi ini. Bantuan logistik yang disediakan berupa beras, gula, dan mi instan, bertujuan untuk menjaga ketersediaan pangan bagi warga selama proses penyelesaian masalah berlangsung.
Koordinasi Erat antara Pemkab dan TNI
Keberhasilan mobilisasi tim ini tidak lepas dari koordinasi erat antara Pemerintah Kabupaten Deiyai dengan Komandan Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III. Pihak TNI merespons cepat permintaan dukungan transportasi udara, yang sangat penting karena akses jalur darat ke Distrik Kapiraya cukup sulit. Dengan adanya dukungan armada penerbangan, personel dan bantuan logistik dapat segera sampai di lokasi tujuan.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh TNI. Menurutnya, bantuan sukarela ini menjadi kunci utama dalam mempercepat distribusi personel dan bantuan ke lokasi sasaran. “Kita ucapkan terima kasih kepada mereka yang punya pesawat ini dan mereka mau membantu kita dengan sukarela,” ujar Melkianus saat memberikan sambutan di sela-sela keberangkatan tim.
Misi Penyelesaian Masalah yang Substantif
Dandim 1703/Deiyai, Letkol Inf Ari Iswoyo Timor, menegaskan bahwa kehadiran Tim Harmoni memiliki misi yang substantif. Aparat keamanan meminta seluruh unsur yang dikirim untuk memahami akar persoalan tapal batas agar solusi permanen dapat segera dirumuskan. “Kami berharap, dengan dikirimnya tim dari berbagai unsur ke Kapiraya ini, masalah tapal batas di Kapiraya bisa selesai dengan cepat,” tegas Ari.
Selain pengamanan, personel TNI di lapangan juga tengah menjalankan program teritorial berupa pembuatan sumur bor di sekitar Bandara Kapiraya. Fasilitas ini dibangun untuk memastikan masyarakat sekitar mendapatkan akses air bersih yang layak di tengah situasi pemulihan wilayah.
Upaya Meredam Potensi Konflik Susulan
Pemkab Deiyai berharap kehadiran delegasi ini mampu meredam potensi konflik susulan. Saat ini, situasi di distrik yang berbatasan dengan Kabupaten Mimika dan Dogiyai dilaporkan dalam pengawasan ketat aparat gabungan guna memastikan proses mediasi berjalan kondusif.
Langkah-Langkah yang Dilakukan dalam Penyelesaian Sengketa
-
Pemulihan Kondisi Sosial
Pemkab Deiyai fokus pada pemulihan kondisi sosial masyarakat setempat melalui pendekatan kemanusiaan. Hal ini dilakukan dengan memberikan bantuan logistik pangan dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. -
Koordinasi dengan TNI
Kerja sama dengan TNI sangat penting dalam memastikan keberhasilan misi. Dukungan transportasi udara memungkinkan bantuan dan personel cepat sampai di lokasi yang sulit dijangkau secara darat. -
Program Teritorial
Personel TNI juga melakukan program teritorial seperti pembuatan sumur bor untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat sekitar. -
Pemantauan Ketat
Situasi di Distrik Kapiraya terus dipantau oleh aparat gabungan untuk memastikan proses mediasi berjalan aman dan kondusif.





