Timnas Indonesia Tak Berharap, Ini 2 Negara Pengganti Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

3 Negara Calon Pengganti Iran Jika Dicoret Dari Piala Dunia 2022 Fuy
3 Negara Calon Pengganti Iran Jika Dicoret Dari Piala Dunia 2022 Fuy

Timnas Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026

Kondisi politik dan keamanan yang tidak stabil di Iran memicu keraguan tentang partisipasi tim nasional negara tersebut dalam Piala Dunia 2026. Hal ini menimbulkan ketidakpastian dalam kompetisi sepak bola dunia yang akan berlangsung di Amerika Utara, khususnya di AS, Kanada, dan Meksiko.

Menurut regulasi FIFA, jika Iran benar-benar mundur, maka wakil Asia lainnya berhak menggantikan slot yang kosong. Dua negara yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat adalah Uni Emirat Arab (UEA) dan Irak. Keduanya menjadi sorotan karena potensi mereka untuk mengisi posisi Iran di fase grup.

Situasi Keamanan di Iran

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyampaikan pernyataannya melalui televisi publik Iran bahwa situasi keamanan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel membuat keikutsertaan Iran di turnamen tersebut diragukan. Ia mengatakan:

“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan dari Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menantikan Piala Dunia, tetapi para petinggi olahraga lah yang harus memutuskan hal itu.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan akhir masih bergantung pada pihak-pihak terkait, termasuk federasi sepak bola internasional.

Jadwal dan Grup Iran

Iran sebelumnya dijadwalkan tampil di Grup B bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Dua laga fase grup direncanakan berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, sementara satu pertandingan lainnya digelar di Lumen Field. Namun, dengan munculnya wacana mundurnya Iran, spekulasi terkait tim pengganti mulai berkembang.

Skenario Pengganti dari Asia

Mengacu pada regulasi FIFA, federasi berhak menunjuk pengganti apabila terjadi kondisi mendesak. Karena Iran merupakan wakil zona Asia (AFC), maka penggantinya harus berasal dari konfederasi yang sama untuk menjaga kuota.

Beberapa skenario yang berkembang antara lain:

  • Uni Emirat Arab disebut-sebut berpeluang menggantikan Iran berdasarkan jalur kualifikasi terakhir.
  • Irak, yang berada di jalur playoff antarkonfederasi, juga berpotensi naik otomatis ke fase grup.
  • Jika Irak mengisi slot fase grup, maka UEA akan menempati posisi Irak di babak playoff dan menghadapi pemenang duel antara Bolivia dan Suriname.

Sikap Resmi FIFA

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menyatakan pihaknya masih memantau situasi global sebelum mengambil keputusan resmi. Ia mengatakan:

“Kami akan memantau perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia. Fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi.”

FIFA juga memastikan adanya pengecualian perjalanan bagi atlet, pelatih, dan staf pendukung dari negara yang terdampak pembatasan perjalanan. Selain itu, FIFA meluncurkan visa khusus bernama FIFA PASS bagi pendukung internasional. Namun, kebijakan tersebut tidak membatalkan aturan pembatasan perjalanan yang berlaku.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait status partisipasi Iran di Piala Dunia 2026. Perkembangan terbaru akan terus dipantau oleh FIFA dan seluruh pihak terkait.


Pos terkait