Timur Tengah Membara, Iran Serang Terus, Trump Kritik Rakyat Iran Hancurkan Rezim

110455166  110438559 Boyiranprotest 1 2
110455166 110438559 Boyiranprotest 1 2

Serangan Balasan Iran Terus Berlanjut

Gelombang serangan balasan Iran terus berlanjut, menghantam sejumlah target dan wilayah, termasuk pangkalan laut Amerika Serikat di Timur Tengah dan Yerusalem. Rentetan ledakan mengguncang teluk dan sejumlah wilayah di Israel dan Tepi Barat sejak Sabtu (28/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026) hari ini.

Iran tidak hentinya meluncurkan gelombang rudal dan drone sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi dan ratusan orang lainnya. Para jurnalis mendengar serangkaian ledakan di Yerusalem, wilayah tengah Israel, dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pasukan Tel Aviv.

Begitu juga halnya ledakan dahsyat terus menerus di wilayah laut teluk. Rudal-rudal berjatuhan yang turut dicegat oleh sekutu Amerika, yaitu Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, dan Irak. Jurnalis AFP di Tel Aviv juga melaporkan satu ledakan besar. Ledakan terjadi tak lama setelah sirene serangan udara meraung-raung di sejumlah kota.

Sementara militer Israel terus mengidentifikasi serangkaian rudal baru yang diluncurkan dari Iran menuju wilayahnya. “Rentetan rudal tambahan diluncurkan ke arah Negara Israel. Masyarakat diminta terus mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri, masyarakat diminta tetap di tempat yang aman sampai pemberitahuan resmi,” kata militer Israel, dikutip dari kantor berita AFP.

Pihak militer menambahkan, pasukan telah dikerahkan ke sejumlah titik yang terdampak serangan. “Para prajurit Komando Pertahanan Dalam Negeri, baik yang aktif maupun cadangan, dikerahkan dan beroperasi di beberapa lokasi dampak secara bersamaan, melakukan upaya pencarian dan penyelamatan yang ekstensif,” kata militer.

Target Serangan Iran

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi telah meluncurkan banyak rudal dan drone ke arah Israel, sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai agresi musuh. “Sebagai tanggapan atas agresi musuh dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Republik Islam Iran ke wilayah pendudukan telah dimulai,” kata IRGC, dikutip dari Al Jazeera.

Garda Revolusi Iran juga merinci sejumlah target dalam gelombang serangan lanjutan tersebut. “Pangkalan Angkatan Laut tentara Israel di Pelabuhan Haifa, dermaga kapal perang rezim di Haifa, pangkalan udara Ramat David, Kementerian Perang rezim di wilayah Hakeryat, kompleks industri militer Beit Shams, dan kompleks industri militer Ishtod termasuk di antara target selama gelombang ketiga dan keempat,” kata Garda Revolusi di Telegram.

Sementara itu, layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), belum menerima laporan terkait dampak langsung rudal. Hingga Minggu hari ini, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan akibat serangan terbaru Iran ke Israel.

Pernyataan Trump dan Reaksi Iran

Trump Minta Rakyat Iran Bergerak, Tumbangkan Rezim. Sementara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social, menuturkan bahwa Khamenei telah menjadi sasaran intelijen dan sistem pelacakan AS. “Bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang dapat dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya, lakukan,” tulis Trump di Truth Social.

Trump juga mengompori rakyat Iran untuk beraksi atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran tersebut. Ia meminta masyarakat Iran untuk menumbangkan rezim karena aparat keamanan tidak akan berdaya lagi. “Kami mendengar bahwa banyak dari IRGC (Garda Revolusi Iran), militer, dan pasukan keamanan dan kepolisian lainnya, tidak lagi ingin berperang, dan mencari kekebalan dari kami,” tulis Trump.

Di sisi lain, Kepala humas di kantor Pemimpin Tertinggi Iran menuduh Trump juga menggunakan perang mental. “Musuh menggunakan perang mental, semua orang harus waspada,” kata pejabat humas tersebut, dikutip dari The Guardian.

Target Pangkalan Militer AS

Pangkalan Militer Amerika Serikat yang Dirudal Iran. Sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah menjadi target serangan Iran. Teheran bersumpah bahwa setiap serangan akan dibalas dengan respons yang menghancurkan. Juru bicara militer Iran menyebutkan, banyak pangkalan militer AS berada dalam jangkauan rudal jarak menengah Iran.

Berikut pangkalan militer AS di Timur Tengah—yang berada di bawah Komando Pusat Militer AS (Centcom)—disebut sebagai target utama Iran, yaitu seperti di Bahrain, Irak, Kuwait, Qatar, Yordania, Suriah, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pos terkait