Tokoh-Tokoh tentang Try Sutrisno

Aa1xklb5 1
Aa1xklb5 1



Mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada hari Senin (2/3) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Kepergian beliau menyebabkan sejumlah tokoh bangsa berdatangan ke rumah duka yang terletak di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

Salah satu tokoh yang hadir untuk melayat adalah Oesman Sapta Oedang (OSO). Bagi OSO, sosok Try Sutrisno merupakan contoh dari seorang tokoh bangsa yang sangat mencintai tanah air.

“Sebagai Wakil Presiden terbaik, beliau sangat santun dan berani dalam menyampaikan perjuangan demi kepentingan Republik Indonesia. Saya melihat bahwa kita sangat kehilangan, bahkan dalam kondisi yang sangat parah pun beliau masih mengungkapkan keinginan sebagai anak bangsa yang tidak pernah melukai negara ini,” ujar OSO kepada wartawan di lokasi.

Ia juga menambahkan, “Semoga arwahnya ditempatkan di sisi Allah.”



Sosok lain yang hadir adalah mantan Menteri Pertahanan dan Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab), saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, yaitu Wiranto. Wiranto menyatakan bahwa Try Sutrisno adalah prajurit sejati.

“Sebagai prajurit, beliau adalah prajurit sejati. Dari pangkat Letnan Dua hingga Bintang Empat, beliau tidak pernah berhenti berjuang, memperjuangkan keyakinannya untuk membela nusa dan bangsa,” kata Wiranto.

Menurut Wiranto, sebagai seorang negarawan, Try Sutrisno menunjukkan sikap yang patut diteladani oleh para pejabat yang masih aktif bekerja saat ini.

“Sebagai negarawan, beliau adalah negarawan yang sempurna. Kesederhanaannya, kepatuhan terhadap konstitusi, serta perjuangan yang selalu membela kebenaran. Sebagai Wakil Presiden, beliau selalu memprioritaskan kepentingan rakyat. Selalu berpikir bagaimana memberikan yang terbaik bagi rakyat. Sikap seperti ini perlu kita teladani,” ucap dia.



Tidak jauh berbeda, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyampaikan perasaan kehilangan atas kematian Try Sutrisno. Ia menilai bahwa sosok Try Sutrisno mampu merangkul semua orang.

“Tentunya saya merasa kehilangan karena beliau adalah sosok bapak bangsa yang bisa merangkul semua orang. Saya mengenal beliau sejak sekitar tahun 1995. Dan kita kehilangan seseorang yang hingga akhir hayatnya mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara,” kata Pramono.



Mantan Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, meninggal dunia pada hari Senin (2/3) di RSPAD Gatot Soebroto. Jenazah beliau telah tiba di rumah duka di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.20 WIB.

Saat ini, jenazah sedang disemayamkan di rumah duka, dan sejumlah tokoh masih berdatangan.

Setelah prosesi penyembahan, jenazah akan dibawa ke Masjid Sunda Kelapa untuk disalatkan sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan dikirim ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata untuk dimakamkan.

Pos terkait