Toleransi dan Kebersamaan di Kelenteng Sijuk
Pengurus Kelenteng Sijuk kembali menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama dengan membagikan 60 paket bahan pokok kepada umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa harmoni antarumat beragama dapat terjalin melalui tindakan nyata, bukan hanya sekadar ucapan.
Ketua Yayasan Kelenteng Sijuk, Dedi Hernandie, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar yang mayoritas beragama Islam. Ia mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap tahun selama bulan Ramadan untuk menunjukkan bahwa toleransi harus diwujudkan dalam tindakan.
“Ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun kami laksanakan saat bulan Ramadan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa toleransi itu bukan hanya kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan,” ujar Dedi pada Sabtu (28/2).
Sebanyak 60 paket bahan pokok dibagikan langsung kepada warga yang tinggal di sekitar kelenteng. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman. Menurut Dedi, pengurus Kelenteng Sijuk sudah lama hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, ia menyebut bahwa saling mendukung dan menghormati adalah hal yang wajar.
“Kami hidup berdampingan sudah lama. Jadi sudah seharusnya kita saling mendukung dan menghormati. Saat saudara-saudara kita menjalankan ibadah puasa, kami ikut berbagi sebagai bentuk kebersamaan,” katanya.
Tidak hanya pada bulan Ramadan, pengurus Kelenteng Sijuk juga menunjukkan kepedulian sosial pada momen perayaan Imlek. Dedi menyebut, saat perayaan Tahun Baru Imlek lalu, pihaknya juga membagikan 60 kue keranjang kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi tidak hanya dilakukan pada satu momen tertentu, tetapi bisa dilakukan secara berkala.
“Kemarin waktu perayaan Imlek, kami juga membagikan 60 kue keranjang. Itu juga bentuk kebersamaan kami dengan warga sekitar, tanpa melihat perbedaan,” tuturnya.
Dedi berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus terjaga dan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman di Belitung adalah kekuatan, bukan memisahkan. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan yang sudah terjalin baik selama ini.
- Berikut beberapa kegiatan sosial yang dilakukan oleh Pengurus Kelenteng Sijuk:
- Pembagian 60 paket bahan pokok selama Ramadan.
- Pembagian 60 kue keranjang saat perayaan Imlek.
- Keterlibatan aktif dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Dengan tindakan-tindakan seperti ini, Kelenteng Sijuk membuktikan bahwa toleransi dan kebersamaan bisa menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang damai dan harmonis.





