bali.
, DENPASAR – Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar Selatan, kembali berjalan normal pada Senin (2/3/2026) pagi.
Pembukaan TPA Suwung dilakukan setelah terjadi koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan Pemerintah Kota Denpasar.
Sebelumnya, TPA Suwung berhenti beroperasi pada Minggu (1/3) kemarin berdasarkan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka menghentikan praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping) di Bali.
Namun, berdasarkan hasil koordinasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA di Kantor UPT Pengelolaan Sampah Provinsi Bali, Jalan Suwung, Sesetan, operasional TPA dibuka kembali pukul 09.00 WITA.
Perwakilan UPT Pengelolaan Sampah Pemkab Badung, I Gede Sucipta, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan alat-alat operasional guna mendukung kelancaran aktivitas di lokasi.
Koordinator shift pagi UPT Pengelolaan Sampah Provinsi Bali, I Ketut Widana, mengatakan terdapat kendala teknis berupa kerusakan alat berat (excavator) milik provinsi yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, sekitar pukul 08.30 WITA alat berat milik UPT Pengelolaan Sampah Pemkab Badung mulai beroperasi di area gunungan sampah. Disusul kemudian alat berat milik UPT Pengelolaan Sampah Kota Denpasar yang selesai melakukan pengisian bahan bakar dan segera bergabung dalam penanganan sampah.
Pada pukul 08.56 WITA, truk-truk pengangkut sampah mulai memasuki area TPA secara bertahap.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menyatakan bahwa situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
“Kami dari Polsek Denpasar Selatan melakukan pemantauan dan pengamanan untuk memastikan aktivitas pembuangan sampah dapat kembali berjalan dengan tertib. Dari hasil koordinasi dan pemantauan di lapangan, operasional TPA sudah kembali normal dan tidak terdapat aksi penyampaian pendapat dari para sopir truk sampah,” ujar AKP Agus Adi Apriyoga.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan monitoring guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan lancar.
Proses Operasional TPA Suwung
Berikut adalah beberapa hal penting terkait proses operasional TPA Suwung:
-
Koordinasi lintas instansi:
Koordinasi antara Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan Pemkot Denpasar dilakukan untuk memastikan operasional TPA berjalan sesuai rencana. -
Persiapan alat operasional:
UPT Pengelolaan Sampah Pemkab Badung telah menyiapkan alat-alat yang diperlukan untuk mendukung aktivitas di TPA. -
Masalah teknis:
Terdapat kendala teknis berupa kerusakan alat berat milik provinsi yang sedang dalam perbaikan. -
Operasi alat berat:
Alat berat milik UPT Pengelolaan Sampah Pemkab Badung dan Kota Denpasar mulai beroperasi setelah selesai melakukan persiapan. -
Kehadiran truk sampah:
Truk-truk pengangkut sampah mulai masuk ke area TPA secara bertahap. -
Pengawasan kepolisian:
Kapolsek Denpasar Selatan melakukan pengawasan untuk memastikan aktivitas berjalan dengan tertib dan aman.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
Beberapa langkah yang dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional TPA Suwung:
-
Pemantauan lapangan:
Petugas terus memantau situasi di lokasi TPA agar tidak terjadi gangguan. -
Koordinasi intensif:
Koordinasi antar instansi dilakukan secara intensif untuk memastikan semua pihak siap beroperasi. -
Pemeliharaan alat berat:
Alat berat yang rusak segera diperbaiki agar tidak mengganggu proses pengelolaan sampah. -
Penanganan sampah:
Alat berat digunakan untuk mengangkat dan mengolah sampah di area TPA. -
Pengamanan lingkungan:
Keamanan di sekitar TPA dijaga agar tidak terjadi gangguan dari pihak luar. -
Pelayanan masyarakat:
Pelayanan publik tetap dipastikan berjalan lancar meskipun ada perubahan dalam sistem pengelolaan sampah.
Kondisi Saat Ini
Saat ini, kondisi di TPA Suwung terlihat stabil dan tidak ada indikasi gangguan yang serius.
-
Tidak ada aksi penyampaian pendapat:
Para sopir truk sampah tidak melakukan aksi protes atau penyampaian pendapat. -
Lalu lintas lancar:
Truk-truk pengangkut sampah berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal. -
Aktivitas berjalan normal:
Semua pihak terlibat dalam pengelolaan sampah berjalan dengan baik. -
Keamanan terjaga:
Situasi di lokasi TPA terpantau aman dan kondusif. -
Kesiapan infrastruktur:
Infrastruktur TPA siap digunakan kembali setelah melalui proses evaluasi dan perbaikan. -
Kepuasan masyarakat:
Masyarakat di sekitar TPA merasa puas dengan keberlanjutan layanan pengelolaan sampah.





