Transaksi Digital CIMB Niaga Naik 20%-30% Saat Ramadan dan Lebaran 2026

Aa1xmt3z 1
Aa1xmt3z 1

Tren Transaksi Digital Meningkat Jelang Ramadan dan Idulfitri

PT Bank CIMB Niaga Tbk memproyeksikan peningkatan signifikan dalam transaksi digital menjelang bulan Ramadan hingga periode Idulfitri tahun ini. Budiman Tanjung, Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga, menyatakan bahwa tren tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti meningkatnya kebutuhan konsumsi, pengiriman dana antar keluarga, serta aktivitas sosial seperti zakat dan donasi yang semakin sering dilakukan melalui platform digital.

“Tren transaksi digital melalui platform OCTO baik aplikasi maupun website mulai menunjukkan kenaikan dibandingkan periode normal menjelang Ramadan,” ujar Budiman. Ia menjelaskan bahwa peningkatan tersebut terutama didorong oleh aktivitas belanja rumah tangga, transaksi online, pengiriman dana antar keluarga, serta top-up dompet digital.

Menurut Budiman, peningkatan tersebut juga terjadi karena masyarakat semakin memanfaatkan layanan digital banking untuk menyalurkan zakat, infak, dan donasi selama bulan Ramadan. Hal ini menjadi salah satu indikator penting mengenai pergeseran pola perilaku masyarakat dalam bertransaksi.

Target Pertumbuhan Transaksi Digital

Untuk periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, CIMB Niaga menargetkan pertumbuhan transaksi digital melalui OCTO sebesar 20% hingga 30% dibandingkan bulan sebelumnya. Perseroan menilai target tersebut realistis, mengingat secara historis selalu terjadi lonjakan transaksi pada fase pembagian tunjangan hari raya (THR), persiapan Lebaran, serta meningkatnya mobilitas masyarakat.

Selain itu, adopsi layanan digital dan QRIS juga menjadi faktor utama yang mendorong optimisme pertumbuhan transaksi selama periode tersebut. Kontributor terbesar transaksi digital diperkirakan berasal dari layanan transfer dana, baik antarbank maupun sesama bank. Transaksi ini biasanya meningkat untuk kebutuhan pengiriman uang ke keluarga maupun pembagian THR.

Aktivitas Lain yang Berkontribusi

Transaksi pembayaran melalui QRIS di berbagai merchant ritel dan makanan-minuman juga diperkirakan menjadi salah satu penyumbang utama peningkatan transaksi digital. Di sisi lain, aktivitas top-up e-wallet dan transaksi e-commerce turut menjadi pendorong utama kenaikan volume transaksi selama Ramadan.

Tidak hanya transaksi konsumtif, pembayaran tagihan rutin hingga transaksi sosial seperti zakat, sedekah, dan donasi digital juga diprediksi ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan transaksi digital selama periode tersebut.

Strategi Menghadapi Lonjakan Transaksi

Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi, CIMB Niaga telah menyiapkan sejumlah strategi agar layanan digital tetap berjalan optimal selama periode puncak transaksi. Beberapa langkah yang diambil antara lain:

  • Kesiapan Sistem: Perseroan memastikan kesiapan kapasitas sistem serta melakukan monitoring layanan secara intensif agar transaksi tetap lancar selama peak season.
  • Keamanan Transaksi: Bank memperkuat aspek keamanan transaksi digital melalui sistem proteksi berlapis serta edukasi kepada nasabah mengenai keamanan bertransaksi secara digital.
  • Fitur dan Program Khusus: CIMB Niaga menghadirkan berbagai fitur serta program yang relevan dengan kebutuhan nasabah selama Ramadan, termasuk kemudahan pembayaran dan pengiriman dana.
  • Kolaborasi dengan Merchant: Perseroan memperkuat kolaborasi dengan merchant serta mitra pembayaran untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih seamless bagi nasabah.

Dengan langkah-langkah tersebut, CIMB Niaga berharap nasabah dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan praktis selama Ramadan dan Idulfitri melalui layanan digital CIMB Niaga, baik di aplikasi maupun website OCTO.

Pos terkait