Truk Bocor 8.000 Liter Solar, Warga Mojokerto Panik dan Khawatirkan Pencemaran Irigasi

Img 20230708 Wa0009 1
Img 20230708 Wa0009 1

Kecelakaan Truk Tangki di Jalan Tol Menturus, Solar Tumpah dan Memicu Kekhawatiran Lingkungan

Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tangki terjadi di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Truk bermuatan solar dengan kapasitas 8.000 liter terjun ke Sungai Menturus dari jalan tol sekitar pukul 06.50 WIB. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap lingkungan dan keselamatan warga sekitar.

Peristiwa Kecelakaan dan Evakuasi Sopir

Menurut informasi dari Kapolsek Gedeg, AKP Sukaren, sopir truk bernama Surono (36 tahun) ditemukan dalam kondisi terkapar di jalan paving dekat sungai. Korban mengalami luka berat dan patah kaki. Untuk mempercepat proses evakuasi, korban dievakuasi menggunakan mobil patroli karena kondisi jalan tidak memungkinkan.

Surono kemudian dibawa ke RSUD RA Basoeni Gedeg untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan petugas tol yang mengetahui peristiwa tersebut.

Diduga Sopir Mengantuk

Menurut keterangan saksi dari petugas tol, truk tangki Nopol L 8273 NH melaju dari arah Jombang menuju Surabaya. Diduga kuat, sopir mengantuk sehingga kendaraan oleng dan menabrak tiga beton barier sebelum akhirnya terjun ke sungai yang dalamnya mencapai 4-5 meter.

“Diduga sopir mengantuk, kendaraan menabrak pembatas jalan. Tiga beton barrier terlepas masuk dalam sungai bersamaan dengan truk tangki,” jelas AKP Sukaren.

Dampak Lingkungan dan Inisiatif Warga

Muatan solar yang terdapat di dalam truk tangki tumpah ke jalan dan langsung mengalir ke Sungai Menturus. Hal ini berpotensi mencemari saluran irigasi pertanian yang digunakan oleh warga setempat.

“Mengingat ini aliran ke pertanian, agar tidak terlalu berdampak pada persawahan warga memungut solar yang tumpah di jalan. Muatan solar sekitar 8.000 liter, tadi kami sudah konfirmasi ke pihak PT yang bersangkutan namun belum merespon,” ujar AKP Sukaren.

Warga setempat langsung berinisiatif untuk memungut solar yang tumpah di jalan paving agar tidak masuk ke sungai. Habib, salah satu warga, mengungkapkan bahwa masyarakat sempat mendengar suara dentuman keras yang awalnya dikira mercon.

“Suaranya keras dikira mercon ternyata mobil dari tol nyemplung ke sungai. Masyarakat langsung keluar menolong sopir mengalami luka patah kaki dibawa ke rumah sakit dengan mobil Polsek Gedeg,” ujarnya.

Habib menambahkan bahwa warga berusaha mencegah solar masuk ke aliran sungai karena khawatir mencemari irigasi pertanian.

“Solar tumpah ke jalan mengalir langsung ke sungai, bukan mengambil tapi luru (mencari),” tukasnya.

Belum Ada Keterangan Resmi dari Pemilik Truk

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik truk terkait insiden ini. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib. Namun, dugaan sementara adalah faktor kesalahan pengemudi yang diduga mengantuk.


Pos terkait