Trump akui kesamaan situasi Iran dan Venezuela terkait perubahan pemerintah

Aa1xhcvm 1
Aa1xhcvm 1



Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa ada kesamaan antara situasi yang terjadi di Venezuela dan Iran. Ia menilai bahwa pengalaman di Venezuela menjadi contoh bagaimana pergantian pemerintahan bisa terjadi melalui tindakan yang dilakukan oleh pihak luar.

Pada awal tahun 2026, Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap oleh Amerika Serikat atas tuduhan penyelundupan narkoba. Kejadian ini akhirnya memicu kejatuhannya dari jabatan presiden.



Saat ini, Amerika Serikat sedang mendukung serangan Israel terhadap Iran. Dalam laporan yang beredar, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia dalam serangan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut.

Trump menyampaikan pernyataannya dalam wawancara dengan sebuah media ternama. Ia menyebutkan bahwa apa yang dilakukan di Venezuela merupakan skenario yang ideal.

Ia juga menjelaskan perbedaan antara operasi di Venezuela dan Iran. Menurutnya, selama operasi militer di Iran, sebanyak 48 pemimpin negara tersebut kehilangan nyawa mereka. Berbeda dengan situasi di Venezuela, di mana AS hanya menangkap Maduro dan istrinya, tanpa adanya kematian atau penangkapan terhadap pemimpin lainnya.



Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki daftar nama-nama calon pemimpin masa depan Iran. Ia menyebutkan bahwa ada tiga pilihan yang sangat baik, namun tidak bersedia mengungkapkannya saat ini.

“Saya belum ingin membocorkannya sekarang. Mari kita selesaikan pekerjaan ini terlebih dahulu,” ujarnya.

Meskipun demikian, Trump menekankan bahwa rakyat Iran memiliki hak besar untuk menentukan nasib mereka sendiri. Termasuk dalam hal siapa yang akan menjadi pemimpin negara tersebut.

“Ini adalah keputusan mereka. Mereka sudah membicarakan hal ini selama bertahun-tahun, jadi sekarang mereka pasti akan memiliki kesempatan untuk melakukannya,” katanya.

Pos terkait