Trump: Pemimpin Abad ke-21

Gustavo Petro Cede Ante Trump Y Llegan A Acuerdo Sobre Deportaciones E1737953955384 2
Gustavo Petro Cede Ante Trump Y Llegan A Acuerdo Sobre Deportaciones E1737953955384 2

Kepemimpinan Trump dan Kesamaannya dengan Fir’aun

Presiden Amerika Serikat yang paling menjadi perbincangan dalam dua tahun terakhir adalah Donald Trump. Perilaku dan kebijakannya menimbulkan pro dan kontra di seluruh dunia. Mulai dari perang tarif dengan China dan negara lain, hingga tindakan invasi ke negara-negara berdaulat seperti Venezuela dan Iran. Bagi Trump, apa yang ingin dicapainya harus jalan. Siapa pun yang menghalangi akan diberi sanksi ekonomi, bea tarif tinggi, bahkan bisa diinvasi.

Melihat fenomena ini, saya teringat kisah Fir’aun dalam Al-Qur’an. Banyak kesamaan antara Trump dan Fir’aun. Dapat dikatakan bahwa Trump adalah Fir’aun abad ke-21. Apa saja ciri-cirinya? Ada tujuh sifat Trump yang mirip dengan sifat Fir’aun yaitu Brutal, Otoriter, Sombong, Bohong, Omong kosong, Paradoks. Untuk memudahkan pengingatan, saya singkat dalam kata BOSS BOP. Sesuai dengan posisi Trump sebagai Boss Board of Peace (BOP).

Sifat-Sifat Trump yang Mirip dengan Fir’aun

Brutal

Perilaku Trump sangat brutal, kejam, dan tidak berperikemanusiaan. Tidak jauh beda dengan sekutunya, PM Israel Netanyahu. Puluhan ribu warga Gaza menjadi korban jiwa karena dukungan politik dan senjata dari Trump. Hingga invasi ke Venezuela dan Iran yang membunuh banyak orang. Ratusan siswa SD di Iran menjadi korban pada akhir pekan lalu.

Otoriter

Trump juga sangat otoriter. Apa yang diinginkannya harus jalan. Negosiasi hanya kamuflase. Lihatlah saat negosiasi dengan Iran. Tidak ada kesetaraan. Iran ditekan dengan pengerahan dua kapal induk. Lihat juga isi perjanjian dagang dengan Indonesia. Cenderung satu arah. Lihatlah juga pembentukan BoP untuk Gaza. Bagaimana berkuasanya Trump di badan itu. Bukan hanya sebagai Presiden AS, tapi juga sebagai pribadi.

Sombong

Trump adalah orang yang sombong. Sombong ciri umumnya yaitu merendahkan orang lain. Merasa diri paling hebat, orang lain rendah. Merasa negaranya paling berkuasa, negara lain harus di bawah kendalinya. Saat diumumkan bea tarif ke berbagai negara, dia akan turunkan jika Presiden negara lain datang menghadap dan memohon kepadanya. Bahkan dalam beberapa forum, nada bicara dan mimik wajahnya juga nampak kesombongan.

Serakah

Trump juga sangat serakah. Di balik kampanye Make America Great Again, dia ingin menguasai sumber daya alam negara lain. Venezuela dan Iran diserang juga karena alasan sumber daya alam. Keduanya punya minyak yang sangat besar. Bahkan Gaza ingin dibangun kembali bukan karena alasan kemanusiaan, tapi keserakahan ekonomi sebagai pengusaha kapitalis.

Lebih dari BOSS: BOP

Selain empat sifat awal yaitu Brutal, Otoriter, Sombong, Serakah (BOSS), Trump juga memiliki sifat-sifat lain yaitu Bohong, Omong kosong, dan Paradoks (BOP). Tuduhan-tuduhan kepada Iran dan negara lain yang ingin dikuasainya semua tanpa dasar. Perundingan hanya bohong-bohongan. Tidak ada maksud baik dan kejujuran di dalamnya. Dituduhnya Iran mengembangkan senjata nuklir. Padahal Badan Nuklir PBB sudah membantahnya. Data dari pejabat AS sendiri juga diabaikan untuk mengukuhkan kebohongannya.

Tidak hanya bohong, Trump juga omong kosong. Apa yang diucapkan pada forum Internasional dan juga forum resmi lainnya cenderung tidak berisi. Lebih pada retorika tak bermakna. Dengan gaya bicara yang berapi-api tapi sungguh tidak menginspirasi.

Lebih jauh lagi ucapannya penuh paradoks. Bertolak belakang antara perkataan dan perbuatan. Dia ingin meraih Nobel Perdamaian tapi membuat peperangan dan kekacauan. Termasuk sekarang di Timur Tengah. Itulah orang paradoks, hipokrit. Beda antara perkataan dan perbuatan.

Trump Sebagai Masalah Dunia

Dengan sifatnya yang BOSS BOP, Trump telah menjadi masalah dan musibah bagi dunia. Trump telah menjadi Fir’aun abad ke-21. Kita berharap akan ada Nabi Musa abad ke-21 yang bisa menghentikan dan menenggelamkannya. Sebagaimana Fir’aun tenggelam di Laut Merah karena kuasa dari Allah. Hanya kepada Allah kita berharap.

Pos terkait