Tudor Kritik keras Wasit, Tottenham Terancam Degradasi Usai Kalah dari Fulham

Southampton 2
Southampton 2

Kekalahan Tottenham Hotspur dari Fulham dan Kritik Terhadap Keputusan Wasit

Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah 1-2 dari Fulham dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Minggu (2/3). Kekalahan ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga karena keputusan wasit yang dinilai oleh Tudor merugikan Spurs.

Gol pembuka Fulham menjadi sumber kemarahan bagi Tudor. Ia menilai terjadi dorongan terhadap Radu Dragusin sebelum bola disambar masuk ke gawang. Namun, wasit Thomas Bramall tetap mengesahkan gol tersebut. Menurut Tudor, insiden itu seharusnya dihentikan karena ada pelanggaran lebih dulu. Ia bahkan menyebut sang pengadil terlalu berpihak pada tuan rumah.

“Gol pertama mereka mengubah arah pertandingan. Seharusnya itu pelanggaran,” ujarnya usai laga. Tudor juga menyinggung soal konsistensi keputusan. Ia membandingkan dengan situasi pekan lalu saat gol Spurs dianulir dalam laga melawan Arsenal karena dinilai ada dorongan ringan. Baginya, standar penilaian seharusnya sama.

Tren Buruk Tottenham di Kompetisi Domestik

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Tottenham di kompetisi domestik. Mereka kini tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan liga dan terdampar di peringkat ke-16 klasemen sementara. Jarak dengan zona degradasi pun semakin tipis, hanya terpaut empat poin.

Gelandang Spurs, Yves Bissouma, mengakui situasi timnya sedang tidak baik-baik saja. Ia menyebut kondisi ini sebagai darurat dan menuntut perubahan dari seluruh pemain. “Kami harus bekerja lebih keras. Saat ini semuanya terasa sulit,” katanya singkat.

Performa yang Kurang Meyakinkan

Secara permainan, Tottenham memang tampil kurang meyakinkan. Mereka hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran yang berbuah gol. Sementara Fulham tampil lebih agresif dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Tudor, yang baru menangani tim setelah pergantian pelatih, menyadari tantangan besar yang menantinya. Ia menilai masalah Spurs bukan hanya soal mental, tetapi juga kualitas saat menyerang dan bertahan. “Kami kurang di banyak aspek. Harus ada peningkatan,” tegasnya.

Persiapan untuk Laga Mendatang

Tottenham masih memiliki 10 laga tersisa musim ini, dimulai dengan menghadapi Crystal Palace. Setiap poin kini terasa sangat berharga bagi klub London Utara tersebut. Jika tak segera bangkit, ancaman degradasi yang selama ini terasa jauh bisa berubah menjadi kenyataan. Tekanan terhadap Tudor dan para pemain pun dipastikan akan semakin besar dalam beberapa pekan ke depan.


Pos terkait