Pelatihan Keselamatan Berkendara untuk Siswa SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto
Astra Motor Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran akan keselamatan berkendara. Kali ini, perusahaan berkolaborasi dengan SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto untuk memberikan pelatihan safety riding kepada para siswa yang sehari-hari menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi ke sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama seminggu, yaitu dari tanggal 7 hingga 14 Februari 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 95 siswa. Mereka diberikan pembekalan baik secara teori maupun praktik agar dapat memahami pentingnya keselamatan berkendara. Hal ini bertujuan untuk membentuk pola pikir yang lebih sadar akan risiko dan bahaya yang bisa terjadi saat berkendara.
Keterlibatan Pihak Sekolah dan Industri Otomotif
Kepedulian pihak sekolah terhadap keselamatan berkendara siswa sangat tinggi. Oleh karena itu, SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto bekerja sama dengan Astra Motor Yogyakarta untuk menggelar program pelatihan yang intensif. Program ini dilaksanakan di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam membangun generasi muda yang sadar akan keselamatan berkendara. Ia berharap melalui pelatihan ini, siswa dapat meningkatkan kemampuan berkendara mereka dan mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya.
Mengenali Potensi Bahaya dan Memahami Kesadaran Berkendara
Dalam pelatihan ini, siswa tidak hanya diajarkan cara mengoperasikan kendaraan, tetapi juga diajak membedah berbagai kasus potensi kecelakaan yang sering terjadi. Edukasi dimulai dengan membangun kesadaran mental agar pola pikir siswa selalu mengutamakan keselamatan sebelum mesin dinyalakan.
Sesi praktik menjadi bagian yang paling dinanti oleh siswa. Namun, tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta memberlakukan seleksi ketat. Hanya siswa yang telah memiliki SIM C atau berusia minimal 17 tahun yang diperbolehkan turun ke lintasan praktik.
Teknik Pengereman dan Manuver yang Efektif
Di lintasan praktik, para siswa dibekali dengan teknik pengereman yang aman serta metode memprediksi potensi bahaya. Teknik-teknik ini sangat krusial mengingat karakteristik jalan raya yang dinamis dan sering kali tidak terduga.
Pihak sekolah sangat mengapresiasi langkah ini sebagai upaya preventif. Dengan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama siswa menuju sekolah, edukasi yang konsisten diharapkan mampu menciptakan perilaku berkendara yang santun dan aman di lingkungan pendidikan.
Tujuan Jangka Panjang
Astra Motor Yogyakarta, selaku main dealer Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, terus berkomitmen untuk menyebarkan pesan #Cari_Aman melalui kolaborasi serupa dengan institusi pendidikan lainnya. Tujuan utamanya adalah mewujudkan jalan raya yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.





