Ujian Berat PSS Sleman Hadapi Persela Lamongan, Fokus Patahkan Rekor Minor

Rikids 2
Rikids 2

PSS Sleman Siap Hadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya

Pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman akan bertandang ke markas Persela Lamongan. Pertandingan antara kedua tim ini akan digelar di Stadion Surajaya pada Minggu (1/3/2026) pukul 20.30 WIB malam ini. Ini menjadi laga yang sangat penting bagi Laskar Sembada, mengingat persaingan di klasemen semakin ketat.

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya datang dengan kesiapan penuh. Ia menyebut pertandingan ini layaknya partai hidup-mati bagi timnya. “Kita secara kolektivitas semuanya sudah siap. Karena ini juga merupakan pertandingan final buat kita. Kalau kita bersiap dengan kondisi yang baik, dengan semangat juang, dengan kerja keras dan fokus,” ujar Ansyari.

Ia juga mengakui bahwa Persela Lamongan memiliki kualitas yang cukup bagus, terlebih setelah diarsiteki oleh Bima Sakti. “Kita tahu Persela cukup bagus timnya, apalagi ditangani oleh pelatih Bima Sakti. Saya harap pertandingan ini bisa menjadi pertandingan yang sangat menarik untuk kedua tim,” tambahnya.

Catatan Rekor Minor

Meskipun PSS Sleman saat ini memuncaki klasemen Grup Timur dengan 42 poin dari 20 pertandingan, ada catatan yang belum terpecahkan. Tim berjuluk Super Elja belum pernah menang atas Persela musim ini. Dalam dua pertemuan sebelumnya, PSS Sleman hanya mampu meraih satu hasil imbang dan satu kekalahan.

Ansyari tidak menampik fakta tersebut menjadi perhatian timnya. “Ya, setiap kita saling berhadapan dengan tim, pasti targetnya menang ya. Dan kita tahu kita dua kali pertemuan tidak bisa memenangkan pertandingan, cuma sekali seri dan sekali kalah. Jadi ini menjadi catatan buat kita,” jelasnya.

Ia juga menilai bahwa persaingan di liga ini sangat ketat. “Kita datang ke sini ya berharap semua pemain punya tekad yang sama dengan kita untuk dapat memenangkan pertandingan. Tapi saya kira, siapa tim yang terbaik memainkan pertandingan, pasti dia akan memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Tanpa Tocantins, Pemain Lain Diuji

Pada laga ini, PSS Sleman dipastikan tampil tanpa sang bomber andalan, Gustavo Tocantins. Situasi ini menjadi momentum pembuktian bagi para pelapis. “Ya, ini sekarang yang membuktikan pemain-pemain yang menggantikan gitu. Jadi kita tidak hanya bergantung kepada satu pemain. Bisa nggak mereka membuktikan. Jadi saya kira ini pembuktian buat pemain yang akan menggantikan posisi mereka masing-masing,” jelas Ansyari.

Ia juga menilai bahwa peta persaingan mulai berubah memasuki putaran ketiga. Adaptasi pemain baru dan kemampuan pelatih meramu komposisi menjadi faktor penentu. “Artinya dengan perputaran pemain baru, saya kira ada yang berhasil, ada yang tidak. Karena tidak gampang untuk mencari chemistry di tengah kompetisi. Nah, di situlah peranan masing-masing pelatih bagaimana meramu tim itu. Jadi perubahannya di situ yang saya lihat, pasti ada yang berhasil, pasti ada yang tidak,” paparnya.

Persiapan di Bulan Puasa

Sementara itu, pemain PSS, Figo Dennis, memastikan kesiapan tim tetap terjaga meski laga berlangsung di bulan puasa. “Persiapan kami pastinya sudah sangat matang dan kami sangat siap untuk pertandingan. Di bulan puasa ini tentunya persiapan kami, juga bisa menyesuaikan diri di bulan puasa ini. Semoga besok pertandingannya menjadi pertandingan yang menarik dan bisa menghibur,” ucap Figo.


Pos terkait