Undana dan Polda NTT Siap Luncurkan Pusat Studi Kepolisian

Aa1xoecz 1
Aa1xoecz 1



KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) akan meresmikan Pusat Studi Kepolisian pada 11 Maret 2026 di Kupang. Pusat studi ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan personel kepolisian di NTT melalui dukungan kajian ilmiah dan riset hukum.

AKP I Gusti Andre Putra Sidarta dari SDM Polda NTT menyampaikan bahwa seluruh dokumen kerja sama dan struktur organisasi telah disiapkan, dan saat ini fokus pada penyempurnaan teknis peluncuran. Pusat studi ini akan menjadi pilar utama dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia kepolisian.

Universitas Nusa Cendana berkomitmen mendukung pusat studi dengan menyediakan tenaga ahli dan fasilitas riset melalui Fakultas Hukum (FH) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Menurut Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefry C. Adoe, universitas siap menyediakan infrastruktur pendukung serta memastikan fasilitas memadai untuk pusat kajian ini.

Kolaborasi antara Undana dan Polda NTT telah menarik perhatian nasional setelah dipresentasikan dalam rapat daring bersama 11 Kepolisian Daerah di Zona 2 Indonesia. Pamin Subbagrenim RO SDM Polda NTT, Iptu Valentinus Gual, menambahkan bahwa administrasi struktur organisasi telah ditandatangani oleh Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko sejak 18 Februari lalu.

Akademisi Fakultas Hukum Undana, Petrus Mario Mamoh, menekankan bahwa kemitraan ini adalah langkah strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi langsung pada kebijakan publik dan menjawab persoalan hukum di masyarakat secara objektif.

Beberapa hal yang akan menjadi fokus utama Pusat Studi Kepolisian antara lain:

  • Pengembangan kapasitas SDM: Pusat ini akan menjadi wadah untuk pelatihan dan peningkatan kompetensi personel kepolisian melalui program-program yang didasarkan pada riset dan kajian ilmiah.
  • Penguatan kerja sama akademik dan praktis: Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan institusi pemerintah akan memberikan wadah untuk menghasilkan solusi nyata terhadap isu hukum dan keamanan di masyarakat.
  • Pengembangan kebijakan publik: Melalui riset dan analisis yang mendalam, pusat ini akan membantu pembuatan kebijakan yang lebih efektif dan berbasis data.

Kehadiran Pusat Studi Kepolisian ini diharapkan menjadi model kolaborasi pentahelix yang efektif dalam mengawal kualitas keadilan bagi masyarakat di NTT. Dengan adanya kerja sama yang kuat antara universitas dan pihak kepolisian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.



Selain itu, pusat studi ini juga akan menjadi tempat bagi para peneliti dan akademisi untuk melakukan kajian mendalam tentang dinamika kepolisian, termasuk bagaimana polisi dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kredibilitas dan kinerja aparat kepolisian di wilayah NTT.

Dalam rangka mempersiapkan peluncuran resmi, berbagai kegiatan persiapan sedang dilakukan, seperti pelatihan tim, penyusunan kurikulum, dan pengadaan fasilitas pendukung. Semua ini dilakukan agar pusat studi dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak yang terlibat.

Pusat Studi Kepolisian ini tidak hanya akan menjadi wadah untuk pengembangan SDM kepolisian, tetapi juga akan menjadi pusat inovasi dan kajian yang dapat dijadikan contoh oleh lembaga serupa di daerah lain. Dengan demikian, kolaborasi antara Undana dan Polda NTT diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang yang signifikan bagi masyarakat NTT.

Pos terkait