USK bangun meunasah di Pidie Jaya dan gelar Ramadhan ceria untuk korban banjir

Aa1xjq88
Aa1xjq88

Pembangunan Meunasah USK di Gampong Dayah Usen

Universitas Syiah Kuala (USK) resmi meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Meunasah USK di Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Peresmian berlangsung pada hari Sabtu (28/2/2026). Acara ini dilengkapi dengan pembukaan program Ramadhan Ceria Bersama Penyintas yang akan berlangsung hingga 6 Maret 2026.

Program ini ditujukan khususnya kepada anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak di wilayah yang terdampak banjir. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, serta dihadiri oleh beberapa tokoh penting seperti Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Prof. Dr Mustanir, M.Sc, Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm, Apt, Ketua Satgas Respons Bencana USK Prof Dr Syamsidik, ST, M.Sc, serta Sekretaris Daerah Pidie Jaya Dr Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Marwan menekankan komitmen USK sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan dan riset, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK, Program Dana Solidaritas Umat telah berhasil menyalurkan bantuan ke 213 desa di 61 kecamatan dan 14 kabupaten di Aceh. Total dana yang diterima dalam program tersebut mencapai Rp3.176.171.811, dengan realisasi penyaluran sebesar Rp2.212.359.617,32. Bantuan yang diberikan meliputi logistik, filter air, sumur bor, pembersihan desa dan masjid, panel surya, dapur umum, Program Peduli Sigra Mahasiswa, hingga dukungan tim medis.

Rektor juga menegaskan komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut. Ia menyatakan bahwa semua kegiatan yang dilakukan USK selalu dijalankan dengan prinsip kejujuran dan kesadaran untuk membantu masyarakat.

Sementara itu, Sekda Pidie Jaya Dr Munawar Ibrahim menyampaikan apresiasi atas inisiatif USK dalam membangun meunasah sekaligus menghadirkan program Ramadhan Ceria. Menurutnya, pembangunan tersebut bukan hanya simbol kebangkitan spiritual, tetapi juga wujud sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memulihkan kesejahteraan masyarakat pascabencana.

Pada kesempatan itu, tim USK turut menyerahkan paket alat produksi makanan fungsional kepada warga, berupa mesin pengolah kedelai dan tempe, lemari penyimpanan, kompor industri, serta bahan baku seperti tepung dan kedelai. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terdampak banjir.

Meunasah USK di Gampong Dayah Usen dibangun dari kontribusi para donatur melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK. Bangunan ini dirancang menjadi pusat ibadah, pembinaan spiritual, serta penguatan karakter bagi masyarakat dan sivitas akademika.

Selain itu, USK juga menggelar Program Ramadhan Ceria di Gampong Dayah Usen selama sepekan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan Masjid Jamik kampus bertajuk Ramadhan di Kampus. Kegiatan Ramadhan Ceria melibatkan partisipasi masyarakat melalui berbagai agenda seperti tahfiz Al-Qur’an, pelatihan literasi digital, buka puasa bersama, trauma healing, serta kegiatan sosial lainnya.

Momentum Ramadhan diharapkan menjadi wadah kepedulian nyata dan berkelanjutan bagi para penyintas bencana. Melalui kegiatan ini, USK ingin memberikan dukungan emosional dan material kepada masyarakat yang sedang menghadapi tantangan pasca-bencana.

Pos terkait