USK bangun meunasah, hadirkan Ramadhan ceria di Pidie Jaya

23 Peserta Musabaqah Tunas Ramadhan Pidie Jaya 1
23 Peserta Musabaqah Tunas Ramadhan Pidie Jaya 1

Universitas Syiah Kuala Perkenalkan Program Ramadhan Ceria Bersama Penyintas

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kali ini, USK meresmikan pembangunan Meunasah di Desa Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, sekaligus membuka program “Ramadhan Ceria Bersama Penyintas” pasca-banjir. Acara ini digelar pada Sabtu (28/2/2026), dan menjadi momen penting bagi warga setempat yang masih berupaya bangkit.

Program ini dirancang untuk memberikan dukungan baik secara spiritual maupun ekonomi kepada masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilakukan meliputi trauma healing untuk anak-anak, pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu dan para laki-laki, serta penyaluran bantuan melalui Rumah Amal USK dengan dana solidaritas umat. Meunasah yang dibangun diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus ruang sosial yang dapat memperkuat ikatan antar warga.

Komitmen USK dalam Bantuan Sosial

Rektor USK, Prof Marwan, menyampaikan bahwa peran universitas tidak hanya terbatas pada pendidikan dan riset. Ia menekankan bahwa USK memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. “USK bukan sekadar institusi akademik, tetapi juga pilar solidaritas sosial,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Meunasah ini merupakan bentuk komitmen USK dalam penguatan nilai kemanusiaan. Melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK, pihaknya berupaya memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam waktu singkat, program Dana Solidaritas Umat yang dikelola oleh Rumah Amal USK telah mencapai 213 desa di 61 kecamatan, tersebar di 14 kabupaten/kota di Aceh.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga berbagai fasilitas seperti filter air bersih, sumur bor, pembersihan fasilitas publik, pemasangan panel surya, hingga dukungan dari tim medis dan dapur umum. Sampai saat ini, dana yang terkumpul mencapai Rp3,17 miliar, dengan total penyaluran sebesar Rp2,21 miliar.

Sinergi Antara Pemerintah dan Perguruan Tinggi

Sekda Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, memberikan apresiasi atas konsistensi USK dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Ia menilai bahwa pembangunan Meunasah ini adalah simbol kebangkitan spiritual warga. “Pembangunan meunasah ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan momentum sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk memulihkan kesejahteraan warga pascabanjir,” katanya.

Ia juga menyatakan siap mendukung penuh agar program Ramadhan Ceria ini memberikan dampak yang berkelanjutan. Selain fokus pada aspek spiritual, USK juga membawa misi pemberdayaan ekonomi. Dalam acara tersebut, tim USK menyerahkan paket alat produksi makanan fungsional kepada warga, seperti mesin pengolah kedelai dan tempe, lemari penyimpanan, serta kompor industri. Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal bagi warga untuk membangun kemandirian ekonomi secara mandiri.

Masa Depan Meunasah USK

Meunasah USK di Desa Dayah Usen nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan ruang sosial bagi masyarakat. Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof Dr Mustanir, MSc, Direktur Rumah Amal USK, Tedy Kurniawan Bakri, Mfarm.Apt, serta Ketua Satgas Respons Senyar USK, Prof Dr Syamsidik, ST, MSc.

Di akhir acara, Rektor Marwan menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah menjadi bagian dari rantai kebaikan ini. “Semoga ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan memperkuat simpul ukhuwah antara dunia pendidikan dengan masyarakat,” pungkasnya.




Pos terkait