VIDEO – Pekan Raya Ramadan 2026 Digelar di Banda Aceh

Ilustrasi Berbuka Puasa Di Rumah Dan Di Masjid
Ilustrasi Berbuka Puasa Di Rumah Dan Di Masjid

Pekan Raya Ramadan 2026 Dimeriahkan oleh 120 UMKM

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengumumkan bahwa sebanyak 120 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan berpartisipasi dalam Pekan Raya Ramadan (PRR) 2026. Kegiatan ini akan digelar di kawasan Pasar Aceh mulai Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa seluruh tenan yang terlibat dalam acara ini akan difasilitasi secara gratis tanpa dipungut biaya sewa stan. Langkah ini dilakukan pemerintah kota untuk meringankan beban para pelaku usaha yang sebelumnya sempat terdampak oleh kendala distribusi hingga bencana alam di beberapa wilayah Aceh.

Untuk mendukung kegiatan yang membutuhkan anggaran mencapai ratusan juta rupiah ini, Pemerintah Kota Banda Aceh menggandeng skema kolaborasi multipihak. Beberapa lembaga dan perusahaan besar seperti Pegadaian hadir sebagai sponsor utama PRR, sementara Bank Indonesia, BSI, BTN, hingga Bank Aceh Syariah turut serta mendukung kesuksesan rangkaian acara lainnya.

Kegiatan Pekan Raya Ramadan 2026 akan berlangsung hingga 13 Maret 2026. Acara ini dibagi menjadi dua lokasi di kawasan Pasar Aceh dan Pasar Aceh Lama. Untuk memanjakan pengunjung, panitia telah menyiapkan area dalam tiga zona interaktif.

Zona Pekan Rezeki

Zona pertama adalah Pekan Rezeki yang menyediakan pusat kuliner khas berbuka puasa (takjil). Pengunjung dapat menikmati berbagai makanan tradisional Aceh yang disajikan oleh para pelaku UMKM. Zona ini juga menjadi tempat bagi para pengunjung untuk mencoba berbagai hidangan khas bulan Ramadan.

Zona Pekan Khaduri

Zona kedua adalah Pekan Khaduri yang merupakan area buka puasa bersama dengan tradisi temo (pembagian takjil gratis). Pengunjung bisa merasakan kehangatan dan keramahan masyarakat Aceh melalui acara ini. Selain itu, zona ini juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan silaturahmi antara warga dan pelaku usaha.

Zona Pekan Silaturahmi

Terakhir, ada Pekan Silaturahmi yang menampilkan pertunjukan seni dan aktivitas interaktif sepanjang Ramadan. Zona ini dirancang agar pengunjung dapat merasakan nuansa kebudayaan Aceh yang kaya akan tradisi dan seni. Berbagai pertunjukan seperti tari tradisional, musik, dan permainan tradisional akan tersaji di sini.

Dengan adanya tiga zona tersebut, Pekan Raya Ramadan 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat. Acara ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan dan memberikan dampak positif pada perekonomian kota.


Pos terkait