Video viral jalan Desa Lasalimu Buton rusak parah, warga keluhkan 29 tahun tak diperbaiki

Warga Keluhkan Jalan Penghubung Buton Ke Buton Utara Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Buton Ke Buton Utara Rusak Parah

Kondisi Jalan Desa Lasalimu yang Rusak Parah

Jalan di Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menjadi perhatian setelah video yang menunjukkan kondisi jalan yang rusak parah viral di media sosial. Video tersebut menampilkan jalan berlubang dengan ukuran besar yang membuat pengendara terancam keselamatannya.

Dalam video yang diterima oleh awak, terlihat bahwa jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Genangan air setelah hujan membuat permukaan jalan licin dan sulit dilalui. Warga setempat, Fardan Saputra, menjelaskan bahwa kondisi jalan ini sudah berlangsung selama 29 tahun lamanya.

“Ini jalan poros yang menghubungkan antara Desa Lasalimu dan Desa Umalaoge. Jalan ini juga merupakan jalur utama bagi aktivitas masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Fardan menyebutkan bahwa ketika hujan turun, genangan air akan menutupi lubang-lubang kecil di jalan tersebut. Hal ini membuat jalan sangat berbahaya untuk dilalui, meskipun jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga.

“Kecelakaan tidak sering terjadi, tapi jika ada warga dari luar yang melewati jalur itu malam-malam, kadang terjadi insiden,” tambahnya.

Menurut Fardan, sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar pada tahun 2008 hingga sekarang, 2026, belum ada upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah. Ia berharap agar ke depannya jalan tersebut dapat diperbaiki agar lebih aman dan nyaman digunakan.

Hingga saat ini, awak masih melakukan upaya konfirmasi kepada Pemerintah Daerah Buton, tetapi belum mendapatkan jawaban. Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Masyarakat

Kerusakan jalan di Desa Lasalimu tidak hanya membahayakan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Sebagai jalur utama, jalan ini digunakan untuk transportasi barang dan kebutuhan harian warga. Namun, kondisi jalan yang buruk membuat mobilitas menjadi terhambat, terutama saat musim hujan.

Beberapa dampak yang terjadi akibat kerusakan jalan antara lain:

  • Meningkatnya risiko kecelakaan – Lubang-lubang besar yang tidak terlihat saat hujan membuat pengemudi dan pejalan kaki rentan terjatuh atau terlibat kecelakaan.
  • Kesulitan dalam transportasi – Warga kesulitan mengangkut barang dan melakukan perjalanan ke tempat lain karena jalan yang tidak stabil.
  • Pengaruh pada ekonomi – Aktivitas ekonomi masyarakat seperti perdagangan dan pertanian terganggu karena akses yang tidak lancar.

Upaya Perbaikan dan Harapan Warga

Warga setempat berharap pemerintah daerah segera merencanakan perbaikan jalan tersebut. Mereka menilai bahwa kondisi jalan yang rusak parah sudah sangat lama dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Beberapa langkah yang diharapkan oleh warga antara lain:

  • Pemetaan kondisi jalan secara menyeluruh – Untuk mengetahui area-area yang paling rusak dan memprioritaskan perbaikan.
  • Pembuatan jalan baru atau perbaikan struktur jalan – Agar tahan terhadap cuaca dan lalu lintas.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat – Melalui sosialisasi tentang pentingnya menjaga kondisi jalan dan menghindari pembuangan sampah di bahu jalan.

Kesimpulan

Kondisi jalan di Desa Lasalimu yang rusak parah telah menjadi isu yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Selain membahayakan keselamatan warga, kerusakan jalan juga berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan adanya harapan dan upaya dari warga, semoga pemerintah dapat segera merespons dan memberikan solusi yang tepat.


Pos terkait