Viman dan Pemkot Tasik Bagikan Takjil di Taman Kota

Bagi Takjil 2
Bagi Takjil 2

Wali Kota Tasikmalaya Berbagi Takjil di Taman Kota

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turut serta dalam kegiatan membagikan takjil kepada warga di kawasan Taman Kota menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini dilakukan pada Senin (2/3/2026) sore dan menjadi bagian dari program rutin yang diberi nama “Ngabatalan – Ngabagikeun Takjil di Jalan”.

Program tersebut diselenggarakan di berbagai titik setiap hari selama bulan Ramadan. Tujuan utamanya adalah untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat serta menunjukkan kepedulian sosial yang dilakukan oleh pihak pemerintah.

Dalam kegiatan ini, Wali Kota bersama jajarannya tampak hadir langsung di tengah-tengah warga. Mereka tidak hanya membagikan takjil, tetapi juga menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang melintas maupun sedang beraktivitas di sekitar taman.

Viman mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tentang berbagi makanan ringan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga. Ia menekankan bahwa melalui kegiatan seperti ini, rasa peduli terhadap sesama semakin berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, kehadiran pemerintah di ruang publik diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga. Dengan begitu, masyarakat lebih merasa dekat dan percaya pada pemerintah.

Pemerintah Kota Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini terutama dilakukan selama momentum bulan suci Ramadan.

“Kami melakukan kegiatan ini secara acak di beberapa titik keramaian. Hari ini, kami bersama jajaran membagikan takjil di kawasan taman Kota,” ujar Viman.

Takjil yang dibagikan pun beragam, mulai dari makanan basah hingga makanan kering. Ini dilakukan sebagai bentuk semangat berbagi kebahagiaan dan keberkahan Ramadan, khususnya bagi warga Kota Tasikmalaya.

Tujuan dan Makna Program “Ngabatalan”

Program “Ngabatalan” memiliki makna penting dalam konteks kehidupan masyarakat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Dengan berada di tengah-tengah warga, pemerintah dapat lebih memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam program ini antara lain:

  • Meningkatkan partisipasi masyarakat: Melalui kegiatan berbagi, masyarakat diajak untuk lebih aktif dalam berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
  • Memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga: Kehadiran pemerintah di ruang publik membantu membangun kepercayaan dan keterbukaan.
  • Mendorong rasa solidaritas: Kegiatan berbagi takjil menjadi simbol kebersamaan dan saling mendukung antar sesama.

Jenis Takjil yang Dibagikan

Takjil yang dibagikan dalam kegiatan ini bervariasi, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat. Beberapa jenis makanan yang umum ditemukan antara lain:

  • Makanan basah: Seperti kolak, es teh manis, atau minuman segar lainnya.
  • Makanan kering: Seperti kue-kue tradisional, kurma, atau camilan ringan lainnya.

Hal ini dilakukan agar semua kalangan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kegiatan ini, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Kesimpulan

Program “Ngabatalan” tidak hanya menjadi ajang berbagi makanan, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan berada di tengah-tengah warga, pemerintah menunjukkan bahwa mereka hadir untuk melayani dan memperhatikan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, harapan besar dipegang bahwa rasa kebersamaan dan kepedulian sosial akan semakin meningkat, khususnya selama bulan Ramadan. Dengan begitu, masyarakat akan merasa lebih dekat dengan pemerintah dan saling mendukung dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pos terkait