Imbauan Wali Kota Makassar untuk Warga yang Mudik
Menjelang musim mudik, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan himbauan penting kepada seluruh warga yang akan meninggalkan rumah. Ia mengajak masyarakat untuk melaporkan keberadaan rumah kosong kepada ketua RT/RW setempat.
Imbauan ini bertujuan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan lingkungan dan meminimalisir risiko yang mungkin terjadi selama rumah ditinggalkan. Menurut Munafri, rumah yang tidak diawasi saat ditinggalkan memiliki potensi kerawanan, mulai dari kebakaran hingga kemungkinan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat tidak baik.
Oleh karena itu, koordinasi dengan pengurus lingkungan menjadi sangat penting. “Kalau masyarakat yang mau mudik, sebaiknya disampaikan kepada RT/RW-nya. Dengan begitu, kita bisa mengetahui rumah mana yang kosong dan mempermudah pemantauan,” jelas Munafri, usai melantik pejabat Pemkot di Balaikota Makassar, Senin (2/3).
Laporan yang disampaikan warga ini akan dicatat oleh RT/RW sebagai bagian dari pendataan rumah kosong di wilayahnya. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi aparat keamanan untuk melakukan pengawasan lebih efektif. Munafri menekankan pentingnya sistem ini, karena tanpa adanya informasi yang jelas, risiko yang muncul bisa sulit dikendalikan.
“Supaya kalau ada apa-apa, ketahuan. Misalnya, tiba-tiba terjadi kebakaran atau ada orang yang masuk ke rumah, kita bisa langsung mengambil tindakan. Kita tidak bisa membiarkan rumah kosong tanpa pengawasan,” tegasnya.
Selain itu, Munafri menambahkan bahwa rumah kosong juga dapat menjadi sasaran pihak yang berniat jahat. Oleh karena itu, laporan warga bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Kalau rumahnya kosong dan tiba-tiba ada orang masuk, siapa tahu orang itu berniat kurang baik. Maka dari itu, harus dilaporkan,” ujarnya.
Munafri juga menekankan peran RT/RW yang sangat vital. Pengurus lingkungan tidak hanya menerima laporan, tetapi juga mencatat dan memastikan keamanan rumah warga melalui kerja sama dengan aparat setempat. Sistem ini diharapkan dapat membangun sinergi antara warga, RT/RW, dan aparat keamanan sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga selama musim mudik.
Tips untuk Memastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik
Selain melapor, warga juga diimbau untuk memeriksa kondisi rumah sebelum berangkat. Hal-hal sederhana seperti mematikan instalasi listrik yang tidak diperlukan, memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, menjadi bagian dari upaya pencegahan yang efektif.
Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan bahwa momentum mudik dapat berjalan lancar, tanpa diiringi gangguan keamanan di lingkungan permukiman warga. Keamanan rumah dan lingkungan menjadi prioritas agar masyarakat bisa mudik dengan tenang.
Dengan imbauan ini, diharapkan warga semakin sadar pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan lingkungan. Koordinasi antara warga, pengurus RT/RW, dan aparat keamanan menjadi kunci agar rumah-rumah yang ditinggalkan tetap aman dan kondisi lingkungan tetap kondusif selama musim mudik.





