Kunjungan Duka Wali Kota Tomohon ke Rumah Duka Almarhum Wantje Nender
Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, melakukan kunjungan duka ke rumah duka almarhum Wantje Nender di Kelurahan Watulambot, Kabupaten Minahasa. Almarhum wafat pada usia 72 tahun 3 bulan 6 hari. Kunjungan ini dilakukan pada Selasa (3/3/2026) dan berlangsung di kediaman Keluarga Nender-Ratunuman.
Almarhum merupakan ayah mertua dari Koordinator Pos BIN Wilayah Tomohon, Alvons Sumengge dalam keluarga Sumengge-Nender. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Kota Tomohon, pribadi, dan keluarga kepada istri serta keluarga yang ditinggalkan.
“Saya menyampaikan turut berduka cita kepada Istri Ibu Julin Ratunuman beserta anak-anak dan cucu-cucu atas meninggalnya alm. Bapak Wantje Nender,” ujar Senduk.
Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. “Semoga Tuhan yang adalah sumber kekuatan dan penghiburan akan terus bersama keluarga dalam melalui masa duka cita ini,” tambahnya.
Peserta Kunjungan Duka
Dalam kunjungan duka tersebut, hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting di Kota Tomohon. Mereka antara lain:
- Pdt. Dedi Billy Laholo
- Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang
- Wakapolres Tomohon Kompol. Stenly Mawidingan
- serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon
Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat dan dukungan kepada keluarga almarhum. Kunjungan duka ini juga menjadi bentuk solidaritas dari komunitas dan pemerintah setempat.
Peran Almarhum dalam Masyarakat
Almarhum Wantje Nender dikenal sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam masyarakat. Sebagai ayah mertua dari salah satu tokoh BIN, ia juga memiliki koneksi yang luas dengan berbagai elemen masyarakat. Meski tidak banyak informasi tentang perannya secara langsung, kehadiran almarhum dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya memberikan dampak positif.
Keluarga almarhum, termasuk Ibu Julin Ratunuman dan anak-anak serta cucu-cucunya, telah menghadapi masa duka dengan ketabahan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, sangat berarti bagi mereka.

Tindak Lanjut dan Penutup
Kunjungan duka yang dilakukan oleh Wali Kota Tomohon mencerminkan komitmen pemerintah untuk selalu hadir dalam momen-momen penting masyarakat. Hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat.
Selain itu, kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat dalam acara tersebut menunjukkan bahwa masalah kematian dan duka cita adalah hal yang universal. Duka cita tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama.
Pemerintah Kota Tomohon dan masyarakat setempat akan terus memberikan dukungan kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan dengan penuh rahmat dan kasih sayang.





