Warga Sinjai Berlari Saat Puasa, Stadion H Andi Bintang Penuh Jelang Magrib

Stadion Haji Andi Bintang Sinjai Mulai Direhab Jelang Porprov Sulsel Bhy 1
Stadion Haji Andi Bintang Sinjai Mulai Direhab Jelang Porprov Sulsel Bhy 1

Olahraga Lari Tetap Jadi Aktivitas Favorit di Bulan Ramadan

Di tengah bulan Ramadan, masyarakat Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tetap menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga. Meski sedang menjalani ibadah puasa, banyak warga masih memilih untuk berlari sebagai bentuk aktivitas fisik yang bermanfaat.

Pantauan di lapangan pada Sabtu (1/3/2026), terlihat puluhan warga berkumpul di area Stadion H Andi Bintang, Kecamatan Sinjai Utara. Mereka berlari di jalur Jl Bhayangkara, lalu memutar ke Jalan Stadion Mini hingga Jl Sawerigading, Kelurahan Bongki. Aktivitas ini menjadi rutinitas bagi sebagian besar warga setempat.

Salah satu peserta, Udi, mengatakan bahwa ia tetap rutin berlari meskipun sedang berpuasa. Baginya, puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Ia menganggap olahraga sebagai bagian dari kebiasaan sehat yang harus dipertahankan.

“Sudah hal biasa bagi saya lari saat puasa,” ujarnya. Ia memilih untuk berlari sekitar 30 menit sebelum azan magrib agar bisa langsung berbuka setelah berolahraga. “Tinggal atur waktu saja. Biasanya 30 menit sebelum jadwal buka puasa,” katanya.

Menurut Udi, selama intensitas olahraga tidak berlebihan, tubuh tetap terasa segar. Ia menyarankan agar tidak melakukan olahraga berat, cukup dengan lari-lari kecil saja.

Hal senada disampaikan oleh Asri, seorang warga lainnya. Ia mengaku merasa lebih bugar saat tetap aktif bergerak di bulan Ramadan. Asri biasanya memilih jogging ringan dengan tempo santai agar tidak terlalu menguras tenaga.

“Kunci olahraga saat puasa adalah mendengarkan kondisi tubuh,” katanya. Jika merasa lemas, ia memilih mengurangi jarak tempuh atau beristirahat sejenak. “Tidak boleh dipaksa. Kalau capek, istirahat dulu,” ujarnya.

Banyak warga Sinjai yang konsisten memanfaatkan sore hari menjelang berbuka puasa untuk berolahraga ringan. Mereka menjaga kebugaran tanpa mengganggu ibadah puasa. Aktivitas ini membuktikan bahwa olahraga tetap bisa dilakukan selama Ramadan, asalkan disesuaikan dengan kondisi tubuh dan waktu.

Pos terkait