Program Warteg Gratis Ramadan 2026: Berbagi Kebaikan dan Mendorong Ekonomi Mikro
Alfamart kembali menyelenggarakan program sosial tahunan yang bertajuk “Warteg Gratis Ramadan 2026”. Program ini berupaya untuk membagikan 60.000 paket makanan berbuka di 34 kota sepanjang bulan Ramadan. Tidak hanya berdampak sosial, program ini juga turut menggerakkan perekonomian mikro lokal dengan melibatkan 102 UMKM warteg sebagai mitra penyedia paket makanan.
Program ini telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2021 dan telah menjangkau lebih dari 150.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Pada Ramadan tahun ini, Alfamart kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Pelibatan UMKM Warteg sebagai Mitra Utama
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, menjelaskan bahwa pelibatan UMKM warteg menjadi bagian penting dalam ekosistem program ini. Ia menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar angka, melainkan upaya untuk memastikan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kebersamaan dan kepedulian.
“Tahun ini, Alfamart menggandeng 102 mitra pelaku usaha warteg yang akan berbagi selama periode Ramadan. Setiap mitra akan membagikan paket makanan berbuka secara bertahap sesuai jadwal pelaksanaan di masing-masing kota, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata,” tambahnya.
Pembagian paket makanan dilakukan mulai pukul 17.00 waktu setempat hingga menjelang waktu berbuka. Di beberapa lokasi seperti Puyung Lombok Tengah, program Warteg Gratis Alfamart dapat ditemukan di Warung Rumah makan kita Depan Alfamart Waker puyung mulai 01 Maret 2026, Warung kartini Sumbawa Besar mulai 19 Februari 2026, dan Warung La ida Bima mulai 11 Maret 2026.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Program ini turut diperkuat oleh dukungan WINGS Group melalui sejumlah produk unggulannya yang berkualitas seperti Kecap Sedaap, Mama Lemon, So Fresh, Ciptadent, dan TOP Coffee. Selain itu, tahun ini program Warteg Gratis Alfamart juga dihadirkan melalui food truck yang akan menyapa masyarakat di empat kota, yakni Tangerang, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.
Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group, Sheila Kansil, menyampaikan bahwa partisipasi berkelanjutan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk terus berbagi kebaikan. “WINGS Group kembali mendukung program Warteg Gratis Alfamart karena kami melihat dampak nyata yang dirasakan masyarakat dan pemilik UMKM warteg yang dilibatkan. Apalagi, Ramadan selalu menjadi momen yang tepat untuk memperluas jangkauan kebaikan melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, WINGS Group juga memberikan tambahan produk dalam setiap paket sebagai bentuk dukungan konkret bagi masyarakat penerima manfaat.
Dukungan dari Bank Aladin Syariah dan Mitra Lainnya
Dukungan juga datang dari Bank Aladin Syariah yang secara konsisten menjadi bagian dari program ini. Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyampaikan bahwa partisipasi dalam program ini merupakan wujud nyata nilai kebermanfaatan yang diusung perusahaan. “Sebagai mitra strategis, kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat harus mampu menghadirkan manfaat yang luas. Melalui Warteg Gratis, kami ingin turut menghadirkan kebahagiaan sederhana di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat sinergi antara perbankan syariah digital dan jaringan ritel yang dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Program Warteg Gratis Alfamart turut didukung oleh Alfagift dan We Plus. We Plus akan memberikan perlindungan selama program berjalan kepada 102 pelaku UMKM warteg yang tergabung sebagai mitra, sehingga mereka dapat menjalankan usaha dengan rasa aman dan nyaman selama program berlangsung.
Kesimpulan
Kolaborasi bersama berbagai mitra menjadikan program ini semakin kuat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Kedepan, Warteg Gratis Alfamart dapat terus menjadi ruang berbagi kebaikan yang berkelanjutan. Dengan adanya program ini, Alfamart tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM di tingkat lokal.





