PSM Makassar Harus Raih Kemenangan untuk Jaga Kepemimpinan di Klasemen
Pada pekan ke-24 Super League 2025/2026, PSM Makassar dituntut untuk meraih kemenangan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Senin (2/3/2026). Tekanan semakin besar karena dua tim yang berada di zona degradasi, yaitu Persis Solo dan Persijap Jepara, berhasil meraih hasil positif di pekan sebelumnya. Hal ini membuat persaingan di papan bawah semakin sengit.
Persis Solo berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-1 dalam pertandingan pekan ke-23. Dua gol dari Bruno Gomes pada menit ke-22 dan Roman Paparyga di menit ke-86 menjadi penentu kemenangan bagi Persis Solo. Sementara itu, satu-satunya gol Persik Kediri dicetak oleh Jose Enrique di menit ke-31. Kemenangan ini membawa Persis Solo naik ke posisi 16 klasemen dengan 16 poin. Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, bisa sedikit bernapas lega karena target 3 dari 6 poin telah terpenuhi, sehingga memastikan mereka tidak terdegradasi.
Di sisi lain, Persijap Jepara juga mencatatkan hasil positif dengan bermain imbang melawan Bali United. Hasil tersebut membawa Persijap Jepara keluar dari zona degradasi dan kini mengoleksi 19 poin di peringkat 15. Sebelumnya, tiga tim yang berada di zona merah selama lebih dari empat bulan adalah Persijap Jepara, Persis Solo, dan Semen Padang. Namun, dengan hasil imbang Persijap, komposisi tiga terbawah mengalami perubahan. Tambahan satu poin membuat klub asal Jepara naik satu peringkat ke luar zona degradasi.
Persijap Jepara kini berada di posisi ke-15 dengan 19 poin, tepat satu strip di atas zona degradasi. Mereka berhasil menggeser PSBS Biak yang hanya memiliki 18 poin. Performa Persijap dalam lima laga terakhir sangat mengesankan, dengan tujuh poin yang berhasil dikumpulkan. Tim di sekitarnya terlihat irit poin, dengan Semen Padang sebagai tim terbaik setelah Persijap, yang hanya mengumpulkan lima poin dalam kurun waktu yang sama. Sementara itu, PSBS Biak menjadi tim terburuk dengan hanya dua poin dalam lima laga terakhir.
Kondisi ini memberi peluang besar bagi Persijap Jepara untuk bertahan di kasta tertinggi. Saat ini, poin Persijap Jepara dan PSM Makassar hanya berselisih empat. Persijap berada di posisi ke-15 dengan 19 poin, sementara PSM Makassar berada di posisi ke-13 dengan 23 poin. Dengan demikian, PSM Makassar harus mempertahankan performa terbaik mereka agar tetap menjaga jarak dari zona degradasi.
Perkembangan Klasemen Super League
Sejak akhir Oktober lalu, zona degradasi Super League praktis tidak mengalami perubahan. Namun, kini situasi mulai berubah dengan kemenangan dan hasil imbang yang diraih oleh beberapa tim di papan bawah. Persis Solo dan Persijap Jepara menjadi contoh nyata bahwa permainan yang konsisten dapat membawa tim keluar dari ancaman degradasi.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persijap Jepara terbukti menjadi tim yang paling stabil di antara lima tim terbawah. Mereka mampu mengumpulkan poin secara konsisten, sementara tim-tim lain cenderung sulit meraih hasil positif. Hal ini membuat Persijap Jepara menjadi salah satu favorit untuk bertahan di kasta tertinggi.
Sementara itu, PSM Makassar masih duduk di posisi 13 dengan 23 poin. Meskipun jauh dari zona degradasi, mereka tetap harus waspada karena persaingan di klasemen sangat ketat. Dengan kemenangan di pekan ke-24, PSM Makassar akan semakin memperkuat posisi mereka dan memperkecil kemungkinan terlempar dari peringkat atas.





