Jakarta, IDN Times – Presiden China, Xi Jinping, dilaporkan telah memecat 19 pejabat tinggi negara. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya merupakan pejabat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Dari 9 pejabat militer yang dipecat, 5 di antaranya merupakan jenderal berpangkat tinggi.
Kelima jenderal tersebut terdiri dari Komisaris Politik Pasukan Pendukung Informasi Li Wei, Komandan Angkatan Darat Darat Li Qiaoming, mantan Komandan Angkatan Laut Shen Jinlong, mantan Komisaris Politik Angkatan Laut Qin Shengxiang, dan mantan Komisaris Politik Angkatan Udara Yu Zhongfu.
Pemecatan ini dilakukan pada Kamis (26/2/2026). Namun, Pemerintah China tidak memberi informasi detail soal alasan dibalik pemecatan tersebut.
1. Pemecatan dilakukan diduga untuk memberantas korupsi di China
Meski begitu, pemecatan ini ditengarai sebagai upaya Presiden Xi untuk memberantas korupsi di China. Sebab, sejak mulai memimpin Negeri Tirai Bambu pada 2013, Xi mulai melakukan kebijakan antikorupsi yang masif.
Melalui kebijakan ini, Xi kerap memecat pejabat yang berpotensi atau terindikasi melakukan korupsi. Bahkan, Xi juga tidak segan untuk mengeksekusi mati mereka yang terbukti menghabiskan uang negara untuk kepentingan pribadi.
Namun, kebijakan antikorupsi yang digagas oleh Xi ini menuai banyak kritik. Sebab, para pengamat menilai kebijakan ini cenderung bertujuan untuk membasmi lawan politik Xi alih-alih membasmi praktik korupsi di China.
2. Xi juga sudah memecat sejumlah jenderal militer pada 2025 lalu
Pemecatan pejabat tinggi negara, terutama jenderal militer, yang dilakukan Xi di China sebetulnya bukan kali pertama. Sebab, pada Oktober 2025 lalu, Xi juga memecat sekitar sembilan jenderal militer.
Sumber Pemerintah China yang tidak disebutkan namanya mengatakan pemecatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan antikorupsi Xi. Sebab, sembilan jenderal tadi diduga melakukan korupsi di instansinya masing-masing.
3. Sudah ada puluhan jenderal militer yang dipecat Xi sejak 2022
Menurut lembaga think tank China Power, sejak 2022 hingga saat ini, sudah ada sekitar 47 jenderal militer PLA yang dipecat oleh Xi. Jumlah tersebut setara dengan 52 persen pejabat tinggi di PLA.
Menurut para pengamat, pemecatan ini sebetulnya baik untuk membersihkan militer China dari praktik korupsi. Namun, di sisi lain, pemecatan yang terus berulang akan mengganggu stabilitas militer di China. Hal seperti ini tentu akan berpengaruh terhadap kesiapan dan kesigapan militer China untuk melindungi negara, baik dari ancaman internal maupun eksternal.
China Tangguhkan Tarif Pertanian Kanada usai Kunjungan PM Carney Krisis Mobil Mewah di China: Brand Eropa Terjepit Perang Harga Pikap China Mendunia: Rekor Ekspor Tertinggi dalam 5 Tahun







