Zaskia Adya Mecca Berbagi Pengalaman Saat Rudal Iran Menyerang Israel
Zaskia Adya Mecca, selebritas ternama Indonesia, baru-baru ini berbagi pengalamannya saat mengunjungi Masjid Al Aqsa di Palestina. Dalam unggahan Instagramnya, ia menceritakan momen ketegangan yang terjadi saat rudal Iran menyerang tentara Israel di sekitar tempat ibadah tersebut.
Pada kesempatan itu, Zaskia mengaku hampir terkena reruntuhan dari serangan rudal Iran. Ia menyebutkan bahwa situasi saat itu sangat kacau, dengan pasukan Israel panik dan berlarian ke sana kemari. Namun, para tour guide tetap tenang dan melanjutkan menjelaskan sejarah serta makna pentingnya Masjid Al Aqsa.
“Pernah ku di Aqsa merasakan serangan rudal balasan dari Iran. IDF (tentara Israel) pada panik lari ke sana sini, tour guide kita tetap anteng menjelaskan,” tulis Zaskia dalam story Instagramnya.
Meski mengalami peristiwa tersebut, Zaskia justru merasa puas dengan tindakan Iran. Ia bahkan berharap agar Iran terus melancarkan serangan sebanyak-banyaknya ke pihak Israel. Hal ini menunjukkan sikapnya yang mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan mereka.
Zaskia juga menyampaikan harapan besar untuk kebebasan Palestina dari penjajahan Israel. Ia telah lama menyuarakan dukungan terhadap perjuangan Palestina, dan pengalamannya di Masjid Al Aqsa semakin memperkuat keyakinannya akan pentingnya solidaritas internasional terhadap rakyat Palestina.
Lebih lanjut, Zaskia mengatakan bahwa dirinya siap menghadapi risiko apabila terkena serangan. Ia percaya bahwa berada di tempat yang penuh makna seperti Masjid Al Aqsa adalah posisi terbaik untuk menjalani perjuangan.
“Ga perlu takut kalau kita sedang berada ditempat terbaik. Malah langsung bisa ambil barisan pejuang terdepan,” tulis Zaskia.
Kematian Pemimpin Tertinggi Iran
Selain cerita tentang serangan Iran ke Israel, Zaskia juga menyampaikan kabar duka atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ia meninggal dalam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.
Kabinet Iran segera memberikan pernyataan bahwa mereka akan melakukan pembalasan atas kematian Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa ini menambah ketegangan antara Iran dengan negara-negara Barat, khususnya AS dan Israel.
Perspektif Zaskia tentang Konflik Regional
Dari sudut pandang Zaskia, konflik antara Iran dan Israel bukanlah hal baru. Ia mengatakan bahwa ketegangan antara negara-negara tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Baginya, setiap serangan yang dilakukan oleh Iran adalah bentuk perlawanan terhadap tindakan represif Israel terhadap rakyat Palestina.
Ia juga menyampaikan bahwa kekecewaannya terhadap tindakan Amerika Serikat dan Israel yang dianggap tidak adil dalam menangani konflik di kawasan Timur Tengah. Menurut Zaskia, dunia internasional harus lebih proaktif dalam mencari solusi damai dan melindungi hak-hak rakyat Palestina.
Harapan untuk Masa Depan
Zaskia Adya Mecca tidak hanya sekadar menyampaikan pendapatnya, tetapi juga berkomitmen untuk terus mendukung gerakan kemanusiaan yang bertujuan memperjuangkan keadilan bagi Palestina. Ia mengajak masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap isu-isu kemanusiaan yang terjadi di kawasan tersebut.
Ia juga berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan. “Kita harus saling mendukung, tidak hanya secara moral, tetapi juga melalui tindakan nyata,” ujarnya.
Kesimpulan
Pengalaman Zaskia Adya Mecca di Masjid Al Aqsa menjadi salah satu bukti bahwa konflik Timur Tengah masih sangat kompleks dan memerlukan perhatian global. Dengan dukungannya terhadap rakyat Palestina, Zaskia menunjukkan bahwa suara individu dapat menjadi bagian dari perubahan besar.





