Zaskia Adya Mecca: Tangis dan Amarah di Media Sosial
Aktris dan aktivis kemanusian Zaskia Adya Mecca kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan kegelisahannya terhadap situasi konflik yang sedang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Ia menunjukkan sikap tegasnya melalui unggahan di media sosial, khususnya Instagram, tempat ia menyampaikan kritik terbuka terhadap eskalasi serangan yang dinilainya semakin memperburuk kondisi kemanusian di kawasan tersebut.
Zaskia mengatakan bahwa konflik ini bukanlah isu baru, melainkan ketegangan yang telah berlangsung lama dan terus-menerus menimbulkan dampak luas. Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa peristiwa-peristiwa seperti ini tidak hanya terjadi secara politik, tetapi juga memiliki implikasi besar terhadap kehidupan manusia di sekitar wilayah konflik.
Pengalaman Mencekam di Al-Aqsa
Dalam ceritanya, Zaskia menceritakan pengalaman pribadinya saat berkunjung ke Masjid Al-Aqsa di Palestina bersama rombongan tur. Ia mengaku mengalami momen yang sangat menegangkan ketika terjadi serangan rudal di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, saat itu rudal Iran menghantam target militer Israel di sekitar area, sehingga memicu kepanikan aparat keamanan setempat.
Dentuman keras dari serangan tersebut mengguncang suasana, sementara para pengunjung berusaha tetap tenang. Ia menulis dalam unggahannya, “Pernah ku di Aqsa merasakan serangan rudal balasan dari Iran. IDF pada panik lari ke sana sini, tour guide kita tetap anteng menjelaskan.”
Meski mengalami pengalaman mencekam, Zaskia justru merasa puas dengan apa yang ia alami. Bahkan, ia berharap Iran melancarkan serangan sebanyak-banyaknya ke pihak Israel. Hal ini mencerminkan sikapnya yang konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Sikap Tegas Soal Palestina
Zaskia dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Dalam unggahan yang sama, ia kembali menegaskan harapan agar Palestina segera terbebas dari konflik berkepanjangan. Ia juga menyatakan bahwa saat berada di lokasi kejadian, dirinya telah siap menghadapi segala risiko.
Bagi Zaskia, berada di tempat suci tersebut memberi ketenangan tersendiri meskipun dalam situasi genting. Ia menulis, “Ga perlu takut kalau kita sedang berada ditempat terbaik. Malah langsung bisa ambil barisan pejuang terdepan.”
Situasi Regional Kian Memanas
Konflik kawasan semakin memanas setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Iran menyatakan akan mengambil langkah balasan atas insiden tersebut.
Pernyataan Zaskia pun menuai beragam respons publik di media sosial. Di tengah eskalasi yang terus berlangsung, suara para figur publik seperti dirinya kembali menyoroti sisi kemanusian dari konflik geopolitik yang kompleks ini.





