5 Cara yang Ditempuh Orang-Orang Munafik untuk Membenci dan Memusuhi Sesama Muslim

JAKARTA— Kaum munafik memiliki penampilan yang menarik dan tutur kata yang fasih. Ketika mendengar perkataan mereka, orang akan menyimaknya karena kefasihan dan kepiawaian mereka dalam berbicara.
Namun, di balik itu, mereka sesungguhnya berada dalam kondisi yang sangat lemah, mudah panik, gelisah, dan pengecut.
Allah SWT berfirman:
وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ وَإِنْ يَقُولُوا تَسْمَعُ لِقَوْلِهِمْ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ هُمْ الْعَدُوُّ فَاحْذَرْهُمْ قَاتَلَهُمْ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ
“Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka. Allah membinasakan mereka; bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)?” (QS Al-Munafiqun: 4).
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Nashih Nashrullah. Hak cipta artikel milik penerbit.




