Anak Mantan Raja Iran Reza Pahlavi Terima Penghargaan, Tuai Kritik

Anak mantan Raja Iran, Reza Pahlavi menerima 'Freedom Prize' di Frankfurt, Jerman, Sabtu (7/11). Penghargaan yang diberikan untuk rakyat Iran ini dinilai tidak sah.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Yayasan Friedrich Naumann, sebuah kelompok aktivis yang dekat dengan partai liberal Jerman, FDP.
"Iran bukan negara yang menunggu untuk diajari demokrasi, melainkan negara yang dicegah untuk mempraktikkannya," ujar Pahlavi di Gereja St. Paul, Frankfurt, melansir AFP.
"Rakyat yang siap mati demi hak untuk memilih, bersedia menggunakan hak pilih mereka," tambahnya.
Protes anti-pemerintah meletus di Iran pada akhir 2025. Protes ini direspons oleh operasi penindakan pasukan keamanan yang disebut menewaskan puluhan ribu orang.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.




