Data Menlu Italia Bocor, Hacker Gelar Sayembara Cari Informasi Keluarganya

JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menjadi sasaran intimidasi digital setelah informasi pribadi miliknya beredar di dark web, bagian internet yang memungkinkan penggunanya menyembunyikan identitas. Para pelaku bahkan menawarkan imbalan bagi siapa saja yang bersedia memberikan informasi tambahan tentang Tajani dan keluarganya.
Kasus tersebut mengguncang pemerintahan Italia setelah Tajani mengungkap ancaman itu secara terbuka pada Sabtu (7/11/2026). Menteri yang juga menjabat wakil perdana menteri tersebut menyatakan data pribadinya telah disebarluaskan selama beberapa hari dan digunakan untuk mengumpulkan informasi lebih jauh mengenai orang-orang terdekatnya.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni langsung mengecam kejadian tersebut. Ia mengaitkan penyebaran data itu dengan aktivitas peretas pro-Rusia dan menyebut praktik perdagangan informasi pribadi pejabat negara sebagai ancaman serius yang membutuhkan tindakan tegas.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Erdy Nasrul. Hak cipta artikel milik penerbit.




