Kecam Trump-Putin, tapi Borong Gas Rusia Rp121 T, Sekjen NATO: Eropa tak Suci!

JAKARTA — Sikap sejumlah negara Eropa yang mengecam kesepakatan energi antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mendapat sindiran tajam dari Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
Ketika para pemimpin Eropa mempersoalkan rencana Washington membeli solar Rusia, negara-negara Uni Eropa ternyata masih menjadi pelanggan utama gas alam cair (LNG) Moskow. Nilai pembeliannya bahkan mencapai sekitar €6 miliar atau setara Rp121,58 triliun hanya dalam enam bulan pertama 2026.
Rutte mempertanyakan konsistensi kritik tersebut dalam wawancara program televisi Belanda Pauw & De Wit, Kamis (5/11/2026). Ia mengakui bahwa pengumuman kerja sama perdagangan solar antara Trump dan Putin sempat mengejutkan sejumlah sekutu Amerika di Eropa. Namun, menurut Rutte, besarnya transaksi energi yang masih dilakukan negara-negara Eropa dengan Rusia tidak boleh diabaikan.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Erdy Nasrul. Hak cipta artikel milik penerbit.


