Kemenhaj Buka Peluang Non Muslim Jadi Petugas Haji

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Haji dan Umrah membuka peluang bagi masyarakat non Muslim untuk menjadi petugas haji. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai pelibatan masyarakat lintas agama dalam penyelenggaraan haji akan menjadi praktik toleransi yang nyata.
Menurut Dahnil, toleransi tidak cukup hanya diwujudkan melalui sikap saling menghormati, tetapi juga melalui kerja sama dan kontribusi bersama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk penyelenggaraan haji.
Wamenhaj mencontohkan Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah yang memiliki kehidupan masyarakat dengan tingkat keberagaman yang kuat. Ia telah meminta jajaran terkait untuk mendorong keterlibatan kelompok agama lain, termasuk Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu, dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di wilayah tersebut.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Tim Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.




