PP Persis Imbau Masyarakat Menjaga Persatuan dan Hindari provokasi.

JAKARTA -- Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh perkembangan isu politik nasional, terutama informasi mengenai dugaan praktik penyadapan ilegal terhadap pejabat negara yang dikaitkan dengan unsur pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Sikap tersebut disampaikan PP PERSIS melalui Taushiyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam: Menjaga Keutuhan Bangsa, Menegakkan Keadilan, dan Memelihara Stabilitas Nasional Nomor 3086/JJ-C.3/PP/2026 yang diterima Republika, Kamis (5/11/2026).
Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag dalam taushiyahnnya mengingatkan warga Jam’iyyah PERSIS dan masyarakat agar tetap tenang, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi dan narasi politik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan maupun perpecahan.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Muhammad Hafil. Hak cipta artikel milik penerbit.




