Qatar Umumkan AS dan Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai, Perang Segera Dimulai Lagi?

DOHA -- Perdana Menter dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani pada Jumat (6/11/2026) mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai sebuah "kesepakatan komprehensif". Dikutip Shafaq News, Qatar tetap mendesak sebuah kesepakatan yang baik daripada mengejar sesuatu yang "sempurna".
Al Thani mengatakan kedua belah pihak harus bersedia mencapai sebuah kesepakatan daripada memaksakan syarat-syarat yang ideal bagi masing-masing.
Sementara itu, Pusat Komando AS (CENTCOM) telah menyelesaikan persiapan untuk sebuah kemungkinan kembali ke status operasi perang. Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi, mulai dari melancarkan serangan militer baru dan mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Iran untuk mencapai sebuah kesepakatan melibatkan konsesi-konsesi.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Andri Saubani. Hak cipta artikel milik penerbit.




