Rahasia Mesin Tank Altay Turki: Diblokir Jerman, Diselamatkan Korea Selatan

JAKARTA -- Persaingan teknologi kendaraan tempur lapis baja Turki dan Korea Selatan memasuki perkembangan baru setelah Polandia kembali menerima tank K2 Black Panther pada Oktober 2026. Sementara Korea Selatan memperluas ekspor kendaraan tempurnya ke Eropa, Turki masih mempercepat produksi tank Altay yang ternyata menggunakan mesin dan transmisi buatan Korea Selatan.
Fakta tersebut memperlihatkan hubungan teknologi yang erat antara dua tank tempur modern dari negara berbeda. Meski Altay dikembangkan sebagai simbol kemandirian industri pertahanan Turki, sistem penggerak pada kendaraan produksi awalnya masih mengandalkan mesin diesel DV27K dan transmisi EST15K produksi perusahaan Korea Selatan.
Perkembangan terbaru terjadi pada 28 Oktober 2026 ketika Badan Persenjataan Polandia memberikan penjelasan mengenai kondisi operasional armada K2 Black Panther.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Erdy Nasrul. Hak cipta artikel milik penerbit.



