Dana Haji Indonesia vs Malaysia, BPKH Mau Belajar dari 'Tabung Haji'

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berencana belajar dari model terintegrasi pengelolaan dana haji di Malaysia, Lembaga Tabung Haji. Langkah ini guna menjaga keberlanjutan dana haji Indonesia yang kini sekitar Rp184 triliun.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengawas BPKH Firmansyah N. Nazaroedin dalam The 8th International Hajj Fund Forum, yang digelar bersama Bank Indonesia (BI) sebagai bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).
Selain Malaysia, Firmansyah menyebut BPKH akan belajar dari strategi penciptaan nilai di Nigeria dan prinsip-prinsip maqasid al-syariah. Forum ini bertema pengelolaan dana haji yang berkelanjutan melalui sinergi strategis dan transformasi digital.
"Kita akan belajar dari model integrasi Malaysia, dari strategi Nigeria dalam menciptakan nilai, dan dari prinsip-prinsip Masjid al-Syariah yang tak lekang oleh waktu," kata Firmansyah.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.




