Masih Relevankah Sunat Perempuan bagi Generasi Z?

BincangMuslimah.Com- “Kalau ini memang tradisi yang baik, kenapa masih diperdebatkan?”
Pertanyaan itu mungkin terdengar seperti komentar khas Gen Z di media sosial. Namun sebenarnya, cukup mewakili diskusi panjang tentang sunat perempuan. Bahkan hingga hari ini masih berlangsung di Indonesia dan berbagai negara lainnya.
Generasi sebelumnya, baik boomer maupun milenial mungkin mengenal sunat perempuan sebagai bagian dari tradisi keluarga. Sebagian menganggapnya sebagai praktik keagamaan, sementara yang lain melihatnya sebagai warisan budaya yang sudah dilakukan turun-temurun. Namun bagi Gen Z yang tumbuh dengan akses internet dan banjir informasi, jawaban “karena dari dulu memang begitu” sering kali tidak lagi cukup.
Dalam banyak kasus, generasi ini lebih kritis dan ingin tahu sebuah persoalan dari dasar agamanya, manfaat kesehatannya, risikonya, serta bagaimana praktik tersebut dilihat dari perspektif hak anak.
Kutipan awal dari Bincang Muslimah, ditulis oleh Umi Barokah. Hak cipta artikel milik penerbit.




