Skandal Bank Digital Ambruk, Presiden Paraguay Dipecat dan Ditahan

JAKARTA -- Presiden Paraguay, Santiago Peña, telah dimakzulkan dan ditempatkan dalam tahanan rumah menyusul runtuhnya sebuah bank digital yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan bisnis pribadinya.
Peña ditangkap pada Jumat, beberapa menit setelah para anggota parlemen—termasuk mereka yang berasal dari partainya sendiri—dengan suara bulat memutuskan untuk melengserkannya dari jabatan.
Keputusan ini diambil di tengah krisis yang kian meluas akibat runtuhnya Ueno Bank awal pekan ini.
Sebelumnya, pada Kamis, Peña sempat menawarkan diri untuk mengundurkan diri. Namun, alih-alih menerima pengunduran dirinya, pihak senat justru memakzulkan Peña dan mendakwanya atas pelanggaran etika. Konsekuensinya, ia kehilangan hak imunitas yang biasanya melekat pada mantan presiden.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh Teguh Firmansyah. Hak cipta artikel milik penerbit.




